Senin, 29 Oktober 2012

SUNAH-SUNAH DALAM SHOLAT

Sunah-sunah sebelum melakukan Sholat :
Adzan, meskipun kita sholat sendirian (munfarid) apabila di masjid/Surau (tempat itu) belum di kumandangkan Adzan, adapun Adzan terbagi 3 bagian Hukumnya

1, Sunah ain yaitu untuk lelaki yang hendak Sholatnya sendirian, dan tidak Sunah mengeraskan Suaranya. 

2,Sunah kifayah Khosoh yaitu untuk Muslim yang hendak sholat berjamaah sedikit (kira-kira 2, 3 orang/bukan berjamaah besar-besaran) apabila berjamaah besar-besaran/banyak maka Adzannya sunah dengan suara keras sehingga terdengar orang-orang yang akan melakukan Sholat berjamaah.

3,Sunah Kifayah Ammah, yaitu untuk seluruh Muslim yang ada di daeraha itu (kampung/desa) maka sunah Adzannya harus keras dan Merdu, dan sunah Adzannya di tempat yang tinggi/atas seperti di menara dsb, dan sunah juga menengok ke kanan ketika yang adzan mengucapkan “Hayala Sholah”, dan menengok ke Kiri ketika yang Adzan mengucapkan “hayalal falah”, dan Sunah juga ketika Adzan Subuh mengucapkan “Assholatu Khoeruminanaum” setelah lafad “HayalalSholah” (Sholat itu Lebih bagus daripada Tidur). Adzan hanya di perbolahkan Untuk lelaki saja.

Sunahkan kepada Lelaki & perempuan Iqomah/Qomat sunah di tempat yang berbeda dari tempat adzan tadi.

Sunah mengumandangkan iqomah lebih pelan dari suara Adzan.

Sunah berdoa dan membaca Sholawat antara Adzan dan Iqomah dan sesudah Adzan dan sesudah iqomah.

Sebelum Sholat di sunahkan menyusur (siwak memakai kayu Arok/bidara).

Sunahkan mengucapkan Niat sholata (Niat sholat dengan Hati itu hukumnya Wajib), sunah meluruskan Shaf (barisan), dam merapatkanya.

Sunah-sunah di dalam Sholat :
Mengangkat kedua tangan (ketika mengucapkan takbiratul Ikhram, Hendak Ruku’, I tidal/bangun dari Ruku, dan bangun/berdiri dari tahiyat/Tasyahud awal).

Sunah membaca Doa Iftitah setelah takbirotul ikhrom/ihram.

Sunah membaca Taudz sebelum surat Al fatihah (membaca Basmalah sebelum fatihah itu wajib, apabila membaca Fatihah tanpa Basmalah maka fatihahnya tidak sah, dan apabila Fatihahnya tidak sah maka sholatnya pun tidak sah, lihat dalam kitab Safinatunnajah, Riyadul badiah dan kitab-kitab Fiqih lainnya).

Sunah membaca/mengucap Amin setelah Fatihah, Sunah membaca Surat setelah fatihah pada rakaat pertama dan rakaat ke 2, namun pada Rakaat ke tiga ataupun ke Empat tidak di sunahkan.

Sunah mengeraskan Bacaan Fatihah dan Surat lainnya pada waktu sholat yang telah di tentukan, Sunah membaca Takbir “Allohu akbar” ketika berubah/pindah dari Rukun satu ke rukun yang lainnya, kecuali bangun dari Ruku) I tidal, Sunah membaca Tasbih ketika Ruku dan Sujud.

Sunah membaca Doa i’tidal.

Sunah membaca Qunut ketika Sholat Subuh.

Sunah membaca Doa ketika Duduk antara dua Sujud dan tasyahud awal/akhir (insya alloh nanti akan saya bahas Doa-Doa nya di artikel berikutnya.

Sunah menyimpan dua tangan di atas pusar di bawah dada ketika sedang berdiri dalam rakaat (berdiri tegak).

Sunah membuka dua mata ketika sedang Sujud melihat tempat sujud.

Sunah menempelkan dua telapak tangan di atas paha/lutut ketika sedang duduk tasyahud.

Sunah mengepalkan Jari-jari tangan ketika duduk Tasyahud kecuali jari telunjuk harus di acungkan ketika mengucap lafadz ILLalloh.

Sunah menoleh ke sebelah kanan ketika mengucap salam, dan ke sebelah kanan pada salam ke dua.

Demikian Sunah-sunah Dalam Solat, apabila Sahabat ada Pertanyaan seputar Agama (hukum, solat, puasa, bersuci dll) silahkan di Komentar saja, insya Alloh jka Saya tidak bisa menjawabnya, saya akan tembuskan ke Guru Ngaji saya!!! :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar