Postingan

Indonesian vs Luar Negeri, dan terpaksa saya pilih Luar Negeri

Mohon maaf bukannya saya sangat membanggakan atau meng elu elukan Luar Negeri. Dalam tulisan ini saya hanya menuangkan pemikiran saya yang Dangkal ini. Dan saya harus memilih bekerja di Luar negeri, lebih tepatnya menerima tawaran / Menawarkan Diri sebagai pekerja di Luar Negeri di banding di Negeri Sendiri.
Mungkinkah ini sebuah jawaban atas semua doa-doa yang sekian lama selalu saya panjatkan kepada Robb?, Sudah benarkah dengan semua keputusan saya ini, bukannya saya Ragu, hanya saja merasa berat dan sedih ketika harus meninggalkan pekerjaan dan juga teman kerja.
Satu tahun lebih 3 hari, saya merasa mereka terlalu baik untuk ditinggalkan, kenapa saya merasa semuanya begitu terlihat baik dan nyata ketika saya akan meninggalkan semuanya.
Seperti ibunda saya yang sekian lama tidak pernah mengijinkan saya Bekerja ke Luar Negeri dengan berbagai alasannya, namun saya selalu terus berusaha dan meyakinkan ibunda saya agar merestui saya untuk bekerja ke Luar Negeri.
Banyak teman-teman saya y…

Simiskin lemah yang tidak tau diri

Selama ini memang banyak pertanyaan, kenapa akhir-akhir ini saya sangat senang sekali trip Traveling mengunjungi alam bebas walaupun sendirian, ya saya selalu sendirian mungkin sekali dua kali saya pernah bareng teman-teman.
Entah kenapa rasanya punya kepuasan tersendiri setelah saya ngeTrip dan membebaskan diri di tempat alam yang saya datangi. Saya me jadi diri saya seutuhnya di alam benas.
Saya merasa menemukan jatidiri saya yang selama ini hilang, saya tidak.merasakan kesepian, walaupun kalau sudah kembali kerumah tetap merasa kesepian.
Walaupun memiliki uang sedikit dan terbatas, namun tidak pernah menghentukan niatku berwisata alam bebas. Bahkan saya sampai tidak makan seharian karena habis uang dipakai Traveling.
Dan selama ini saya tidak pernah ambil pusing dan tidak pernah mendengarkan apapun kata orang-orang yang berbicara kurang enak ditelinga dan perasaan saya.
Namun hari ini malah keluarga saya sendiri yang melarang saya menghentikan saya, untuk tidak lagi Traveling. Mere…

Bukan dongeng Sebelum tidur

Tuhan selama ini saya sudah terlalu jauh melangkahkan kaki ini. Saya tidak bisamenghentikan semuanya karena engkaulah yang menggerakan saya.
Tuhan saya mohon kepadamu, dengan kerendaham hati saya, tuntunlah, bimbinglah, dan arahkanlah saya yang tersesat dan tertekan masalalu. Jangan biarkan bayang-bayang selalu menghantui saya walau saya tidak melakukan kesalahan apapun.
Tuhan. Saya sangat merasa kesepian setiap saat. Haruskah saya menempati Kota metropolitan agar selalu merasa ramai dengan mereka yang hidup bebas sebebas-bebasnya? Dan hidup masing-masing, bukankah itu yang saya inginkan selama ini, sendiri tanpa ada yang mau peduli, tidak ada yang mengusik dan melirik.
Jangan pernah memperlihatkan apapun kepada saya yang tidak akan pernah engkau berikan Tuhan. Lebih baik saya tidak mengetahui apapun daripada engkau memperlihatkan yang tidak akan pernah menjadi milik saya
Maaf jika saya merasa, engkau memberikanku kehidupan yang Gersang, tak mampuh hujan membasahinya, tak mampuh juga…

Sahabat Pena vs Sahabat Network

Hari ini saya bertemu dengan beberapa orang yang selama ini hanya Chating di media sosial dan aplikasi chat (Dunia maya), entah apa yang kami pikirkan, selama kami Chating, kami slalu berbagi pengalaman hidup, dan juga saling mencurahkan berbagai masalah yang kami alami, sempat beberapa ki kamu video call memperlihatkan daerah disekitar kami.
Banyak sekali trman Chating saya, namun tang masih betah bertahan sampai sekarang cuman 5 orang, mereka adalah : Meliya. Rizka. Edward. Ruslan. Dan Rendi.
Namun hari ini saya bertemu dengan salahsatunya dari mereka. Ya Edward.
Sebenarnya Edward mengajak meet up kemarin ( hari jumat) namun karena ada urusan keluaega, jadi saya tidak bisa meet up jumat, dan akhirnya sepakat hari ini  (Hari Sabtu). Memang sebelumnya saya sudah meet up dengan Meliya. Dan juga meet up dengan Rendi. Tapi meet up dengan mereka scara tidak sengaja, kita kebetulan sedang jalan-jalan di jakarta. Dan kami Chating ternyata dilokasi yang sama. Dan akhirnya kita meet up bertig…

Badai tidak kunjung Berlalu selamanya

Aku tidak memiliki teman selain buku dan pena,
Aku juga tidak memiliki kawan selain lamunan dikala aku sendirian.
Hanya kesedihan seperti ini yang membuatku semangat.
Andai saja tidak ada air mata dalam kehidupanku, mungkin jiwaku akan gersang. Andai saja aku tidak pernah merasakan kesendirian, mungkin otaku akan tumpul, karena percuma aku berada di keramaian, aku tetap merasa kesepian.
Mungkin memang tidak ada cinta didunia ini, selain terbungkus Nafsu yang nyata.
Seperti layaknya ilmu yang selalu terbungkus jasa dan harta.
Terkadang aku merasakan begitu dekat dengan seseorang yang tidak pernah ku kenal sama sekali, bahkan kami tidak pernah saling mengenal dan tidak pernah face to face, namun kami selalu bertukar pikiran dan curhat tentang apapun tentang kehidupan kami mulai dari masalah keluarga, pekerjaan dan apapun.
Aku bagai manusia yang baru dilahirkan dimuka bumi ini, tanpa tau arah dan tujuan terlahir, tanpa  memiliki apapun, haruskah merangkak walau kenyataannya aku bisa melo…

Mimpi-mimpi Kosong

Aku hanya tertidur, karena aku sangat lelah dengan perjalanan yang terus aku telusuri.
Namun kau datang memberiku mimpi-mimpi indah.
Kau tidak pernah memberiku syarat apapun, bahkan kau juga tidak memberitahuku jika aku terbangun semua mimpi itu akan sirna.
Ketika aku terbangun hanya gelap gulita yang kulihat, hanya dingin yang ku rasakan, ternyata malam masih berlarut-larut.
Aku tidur kembali, berharap mimpi akan berlanjut, namun kau memberiku mimpi yang lainnya. tuhan jika saja aku bisa mengembalikan waktu ke masa lalu, aku tidak akan pernah melakukan apapun yang akan teringan sampai masa tua, karena kenangan indahpun pada akhirnya akan sangat menyakitkan dan melukai perasaan jika terus menerus terjadi dan teringatkan oleh takdir. seakan aku tidak bisa pernah beranjak dari masa ke masa, dari hari ke haripun aku masih tetap merasakan aku tertinggal sangat jauh oleh kehidupan ini. aku merasa tidak memiliki siapapun dan seakan engkau juga terlupkan. Tuhan, jika saja aku bisa memilih j…

Sifat Orang kaya menurut anda

"Orang kaya biasanya jarang yang rendah hati"
Sering saya dengar kata-kata itu langsung ketelinga saya.
Benar atau tidaknya, saya tidak bisa menilai seseorang dengan secepat itu, karena sangat susah mengenali sifat dan sikap Manusia.
Disini, di setiap postingan Blog ini  selalu di ambil dari pengalaman hidup, baik itu orang sekitar saya, atau kehidupan saya pribadi. Namun tidak 100% pngalaman hidup.
Ada beberapa kata yang saya potong atau saya ganti agar tidak ada pihak yang dirugikan.
Kembali ke tema dan judul.
Sifat orang kaya. Sebenarnya hampir semua orang memiliki sifat mementingkan diri sendiri, atau tidak peduli dengan orang lain, begitulah kehidupan diperkotaan, beda sekali dengan kehidupan di kampung, terutama di kampung halaman saya, saya bangga sekali terlahir di kampung saya.
Pengalaman saya hidup di beberapa kota besar. Saya kerja daerah Bintaro, dan tinggal di Kost yang lumayan bagus, bukan karena penghasilan saya besar, namun karena kost itu dekat dengan tmpat…