Jumat, 25 Januari 2013

Dari dahulu saya mulai meniti karier berganti-ganti pekerjaan, kebanyakan dari semua perusahaan-perusahaan yang tempatku Bekerja hampir semuanya membuat saya tidak bisa untuk melaksanakan Sholat jum’atan, bahkan ada juga yang membuat saya merasa tidak enak hati karena harus berbohong dan kadang mencuri-curi waktu.
_kalo mencuri uang saya sumpah tidak akan pernah_
Saya tidak bisa sholat terutama sholat Jum’at dengan berbagai alasan yang memang masuk akal.
namun ibadah adalah urusan hamba dengan Tuhan, lalu apakah bisa bertawar menawar dengan Tuhan??, seperti kata seorang Owner di tempat saya bekerja, yang terlihat kadang tidak nyata dan akan mudah berubah, namun kebaikan maupun kekurangan didalam akan mencerminkan keluar maka harus di perbaiki dari dalam.

Banyak banget Orang-orang di sekitar saya yang mengenal saya sudah lama, mereka mengatakan lebih tepatnya bertanya “Hebat ya kamu sampai bertahan bekerja sampai lebih setahun, apa sih kerjaan kamu?? Biasanya paling lama 6.Bulan” saya jadi berfikir juga, iya juga ya kata teman saya itu.

Memang saya belum pernah bekerja dengan begitu lama seperti sekarang ini, saya rasa Gaji pas-pasan menurut ukuran saya yang biasa bekerja di Batam Island. Kerjanya juga tidak begitu enak kadang saya merasa capek banget bukan capek kerja saja, namun juga cape hati/perasaan dengan rekan-rekan kerja yang tidak pernah ada rasa solidaritas team worknya, seringnya mereka baik nurut hanya jika saat ada atasan saja, kalau tidak ada atasan wah saya sangat repot. Kadang juga etika sangat manus, mereka tidak bias membedakan mana bercanda mana serius, mereka hanya melakukan apa yang mereka rasa asik.

Di tambah lagi setiap pulang dan berangkat kerja saya harus jalan kaki yang saya tempuh sekitar 10-15 menit dari kosan saya, jika tidak ada kendaraan umum, sudah Takdir mungkin?? Ah itu bukan alasan yang tepat kayaknya, Hm . . . apa ya?? “betah banget ya kamu” kata teman saya, padahal saya jujur tidak (lebih tepatnya Kurang/belum) Betah bekerja di sini, namun ada beberapa hal yang saya tidak perlu teman-teman saya tau, tapi semua unek-unek harus saya keluarkan kalau tidak nanti jadi beban Hidup _ katanya_, saya biasanya Share semua masalah saya di Blog saya ini, dan saya serahkan semuanya pada tuhan yang telah menciptakan dan mengurus saya selalu.

Dari dulu saya sering keluar kerja bukan karena gaji saya kurang (malahan lebih dari cukup), namun di setiap saya bekerja biasanya saya selalu merasa kesulitan untuk sholat, apalagi sholat Jum’atan, saya dari kecil di didik keras banget tentang Agama oleh orang tua saya, dan semua itu menjadi kebiasaan yang tidak bisa saya tinggalkan, padahal setiap kali saya di interview saya selalu meminta waktu untuk sholat jumatan, dan banyak lagi hambatan-hambatan yang membuat saya tidak bisa bertahan di setiap pekerjaan yang saya jalankan.

Namun setelah Ayahanda saya meninggal/Wafat, saya mulai membangun masa depan dengan sedikit banyak mengingat nasehat-nasehat almarhum yang selalu saya abaikan.

Dan alhamdulillah sampai saat ini saya terus mulai mempertahankan semua yang telah saya miliki demi masa depan saya, dan bukan demi siapapun.

Karena saya akan membangn terus kerajaan mimpi saya yang telah lama terkubur angkara murka kehidupan egois yang menlindas. Kadang memang ucapan orang-orang di sekitar saya mampuh mempengaruhi kehidupan saya, maka saya harus pandai memilih siapa saja yang harus ku jadikan sebagai sahabat, ataupun yang penting bagi kehidupan saya.

Sesuai dengan pengalaman hidup saya Perpisahan memang sangat menyakitkan.
Yang membuat saya masih bertahan di tempat kerja saya adalah beberapa hal :
Lawan shiff saya kami saling menghargai pendapat masing-masing, apalagi tentang Solat, kami juga tidak begitu akrab dan tidak bagitu jauh juga, kami sering share tentang kejidupan pribadi ataupun tentang pekerjaan.
Atasan saya memang teman di Fb/smsan namun dulu juga dia pernah menjadi atasan saya di batam, dia selalu menegur saya tanpa segan dan saat itu juga jika saya salah, memang dia bisa membedakan waktu dan tempat kerja ataupun di luar kerja, namun kadang juga dia kejam tidak peduli perasaan lawan bicaranya huft_ tapi tetep dia baik kok salinya he he he he.
Owner tempat saya bekerja sselalu memotivasi kami terutama saya sendiri, kadang saya merasa sayang jika harus meninggalkan se orang owner seperti mereka, _memang pujian hanya pantas bagi tuhan semesta alam_
Namun dialah salah satu ciptaan tuhan yang aku kagumi.
Itulah salahsatu masalalu kehidupan saya
Aku takan meminta apapun darinya hanya saja saya akan meminta yang terbaik saja padanya!!! Amin . . . .

0 komentar:

Poskan Komentar

BTemplates.com

Facebook  Twitter  Google+ Yahoo

Google+ Badge

Diberdayakan oleh Blogger.

Owner Blog

Salam Persahabatan, dan Salam persaudaraan.
terima Kasih Anda telah berkunjung/membaca artikel saya, kebanyakan postingan di Blog Farid Aslam ini adalah hasil karya saya, namun ada beberapa yang saya rangkum, atau saya Kumpulkan dari berbagai sumber. dan ada juga yang Sahabat kirim melalui Email, ke pada saya untuk di Posting di Blog ini. Dan Sahabat juga boleh mengirimkan Cerita (fiksi, ilmu pengetahuan, pengalaman hidup, Agama Islam dan lainnya), semuanya akan saya tampung di Blog saya ini.
sekian dan Terima kasih jadilah Manusia yang berguna bagi sesama.
wassalam
Manusia Paling amat sangat Fakir akan Rahmat Robb

Translate

Popular Posts