Minggu, 17 Maret 2013

Bahkan di saat aku ingin berbicara tidak ada seorangpun yang mau mendengarkanku.
Disaat aku yakin dan menunggunya, dia tidak pernah datang entah kenapa, aku tidak mengetahuinya.
Di saat aku berlari mengejarnya, dia harus pergi meninggalkan aku tanpa aku tau apa alasanya, aku tau itu bukan inginnya, terlihat dari dia memandangku dengan air matanya yang mengucapkan salam perpisahan begitu berat.
Begitu sering aku harus tersakiti dengan sesuatu yang aku yakini, bukan karena di khianati tapi memang ini jalan kami.
Tidak perlu ada air mata untuk dia mengetahui kalau aku menangis, tidak perlu juga aku tertawa untuk dia tahu aku bahagia.
Semua yang telah kami alami lebih besar rasanya dengan apa yang aku yakini.
Dimana kami bisa tersenyum, merasakan hidup yang sesungguhnya, dan tentang penderitaan kami tanggung masing-masing, seorang diri, kami simpan dan sembunyikan di balik tawa kami masing-masing, namun tetap saja kami saling mengetahuinya.
Semua dusta itu akan terasa nyata jika semua rasa tetap di jaga, orang hanya mengira aku gila, padahal aku sedang bahagia, begitulah mereka.selalu melihat senyum dan air mata.
Memang butuh pengorbanan, untuk suatu kesuksesan, karna kesuksesan  selalu  mendampingi  orang yang behati gembira dan suka mencintai, sukses dalam hal apapun. aku harus terus belajar, bekerja, bertanya, karena ternyata aku masih banyak ketinggalan.
Aku ingin terus berdiri berjalan dan berlari bukan aku takut ketinggalan bukan pula aku ingin yang terdepan, tapi aku ingin mencapai tujuanku, dan mungkin aku akan bisa mulai lagi merangkai tujuanku selanjutnya.

Aku juga tidak ingin hanya menonton, tapi aku ingin berperan, jika bisa aku ingin menjadi sutradaranya yang mengatur ceritaku dalam dunia nyata.
aku tak ingin di bawah, tapi aku juga ingin terbang bebas di atas. Meskipun di atas sana anginnya sangat kencang, dan katanya semakin tinggi maka akan semakin menyakitkan ter jatuhnya.

Aku menyimpan begitu banyak asa dan mimpi, tapi aku tetap merangkai tanpa satupun ku wujudkan, aku ingin menjadi diriku sendri, aku tak ingin terus begini.

0 komentar:

Posting Komentar

BTemplates.com

Facebook  Twitter  Google+ Yahoo

Google+ Badge

Diberdayakan oleh Blogger.

Owner Blog

Salam Persahabatan, dan Salam persaudaraan.
terima Kasih Anda telah berkunjung/membaca artikel saya, kebanyakan postingan di Blog Farid Aslam ini adalah hasil karya saya, namun ada beberapa yang saya rangkum, atau saya Kumpulkan dari berbagai sumber. dan ada juga yang Sahabat kirim melalui Email, ke pada saya untuk di Posting di Blog ini. Dan Sahabat juga boleh mengirimkan Cerita (fiksi, ilmu pengetahuan, pengalaman hidup, Agama Islam dan lainnya), semuanya akan saya tampung di Blog saya ini.
sekian dan Terima kasih jadilah Manusia yang berguna bagi sesama.
wassalam
Manusia Paling amat sangat Fakir akan Rahmat Robb

Translate

Popular Posts