Kamis, 24 Oktober 2013


Tuhan tidak pernah meninggalakan Hambanya : Inspirasi Hidup : Kisah Sahabat
Percaya pada Takdir, baik itu Takdir yang baik ataupun takdir yang buruk. Sesungguhya baik buruknya takdir seseorang  adalah karunia ataupun anugerah dari Robb (Alloh), karena apapun yang menimpa seorang manusia apabila dia beriman dan bertaqwa, maka tidak akan ada bedanya. Ketika dia mendapatkan musibah maka dia akan sabar dan berdoa, begitupun sebaliknya apabila dia mendapatkan kebahagiaan maka dia akan bersyukur dan tetap berdoa. tentu saja jika kita mampu melewati ujian/cobaan hidup  dengan sabar, maka semuanya itu akan menjadikan pahala yang besar untuk kita, menjadikan pelajaran agar kita makin dewasa dan tentunya ada buah manis yang akan kita rasakan (insha Alloh). Seperti kita sering mendengan bagian dari Rukun Iman adalah mempercayai Takdir (baik itu yang bagus, atau yang buruk, baik itu yang sudah telewati atau yang akan kita lewati (takdir yang belum / akan kita rasakan), namun saya sendiri yakin itu semuanya memang sunatulloh (kekuasaan alloh / sekehendak Alloh), namun bukan berarti Alloh akan semena-mena dengan Manusia meskipun Robb maha kuasa.
Contohnya saya akan ambil dari Kisah kehidupan nyata seorang Sahabat saya. Seorang anak kampung yang memiliki otak cerdas, namun dia tidak diberi kesempatan menduduki bangku sekolah. Dia hanya merasakan duduk di Bangku sekolah sampai kelas 4 SDN, namun dia selalu bermimpi untuk menjadi orang sukses kerja kantoran dan memiliki banyak Sahabat sejati yang baik dimanapun. Selain itu tidak ada lagi cita-citanya kecuali membahagiakan Orangtua dan saudaranya itu sudah pasti ada. Tidak ada lagi cita-citanya bukan berarti dia sudah puas dengan apa yang dia dapatkan atau yang dia raih, atau bukan dia putus asa dengan mimpi dan harapannya kepada Tuhan, namun karena dia menggantungkan semua mimpi-mimpinya, cita-citanya, harapannya pada kehidupan ini, karena dia yakin mimpinya akan berubah sesuai kemajuan jaman, dan seiring dengan bergulirnya waktu.
Dia selalu meenjadikan hinaan dan tanggapan buruk dari orang sekitar ataupun saudaranya Itu, semua menjadiakan dia menjadi kuat dan semangat untuk membuktikan pada dunia kalau dia mampu mewujudkan apapun yang dia inginkan, karena Robb maha kuasa dan maha mendengar dialah Tuhan yang tak pernah tidur.
Sebagai sahabatnya,  saya sangat bangga memiliki sahabat seperti dia, saya yakin suatu saat dia akan mendapakan seorang Istri yang baik juga. Dia sering di kucilkan oleh teman-teman seusianya atau anak muda yang belum terlalu karab mengenalnya selalu mengucilkan dia, karena selain tidak  sekolah, dia juga dari keuarga Sangat sederhana, dimana rumahnya tidak memiliki TV, Radio dan setiap jam 8 malam sekeluarga itu sudak biasa tidur. Keluarga yang aneh mungkin menurut ukuran kehidupan jaman sekarang Dunia ini tidak pernah tidur terlelap di perkampungan sekalipun.
Namun saya sangat kaget (lebih tepatnya kagum) di kamar dia tersimpan rapih begitu banyak Buku-buku yang dia beli sendiri. Dia harus menabung beberapa hari bahkan beberapa minggu hanya untuk membeli sebuah Buku, yang menurut saya itu bisa kita beli kapan saja.
Merasa tidak sekolah namun dia tidak mau terlindas dengan kemajuan jaman, dia selalu membaca buku-buku,  buku sekolah, Novel, Fiksi ilmu pengetahuan, Sejarah, Agama dan lainnya. Saya sering mendengar dia di marahin sama Ibunya karena selalu membeli Buku, sampai melupakan segalanya. Ibunya selalu menyarankan untuk menabung Uangnya, dan jangan di belikan Buku-buku, itu sudah menumpuk di rumah dan berserakan, bahkan banyak juga yang sudah rusak dan dimakan Rayap, karena tidak adanya tempat untuk menyimpin buku-buku yang dia miliki, kecuali di dalam kardus bekas mie instant.
Namun dia tidak peduli dengan kata-kata ibunya, dia hanya tersenyum manis ketika ibunya selalu memarahin dia kalo kedapatan dia membeli buku baru.
Saya salut sama dia, di kampung saya, dia memiliki pengetahuan umum melebihi anak-anak yang sekolah tinggi. Meskipun dari kecil tidak pernah belajar di sekolah menengah, namun dia mampuh membuktikan pada Dunia, dia mampuh menyaingi anak-anak yang sekolah, di tempat kerjanya. Dia sering mengajari teman-teman kerjanya belajar tentang Komputer, Internet, dal lainnya. Yang dia peroleh dari buku-buku, ya dai belajar sendiri dan praktek sendiri. Bahkan dia membuat Blog tentang kegiatannya sehari-hari, tentang agama yang dia ketahui, tentang apapun yang dia ketahui, dia tulis di Blognya.
Saya sering membaca Blog nya, kadang saya ketawa, tersenyum, nangis dan senang mendapatkan banyak ilmu yang saya ambil dari Blognya. Bahkan saya jadi lebih tau tentang dia, dari Blognya, di banding dari orangnya sendiri, saya tahu dia bermimpi ingin merasakan bekerja di Luar Negeri, dengan alasan ingin merasakan kehidupan di Luar Negeri sana, dia juga ber mimpi memiliki Perpustakaan umun di kampung halamannya agar anak-anak yang tidak sekolah seperti dirinya tetap mendapatkan Ilmu pengetahuan.
Salut untukmu  Sahabat   “Raj Mohammad Aslam” kamulah yang membuat saya seperti ini. Kamulah yang meracuni saya seperti ini, kamulah yang  menghipnotis saya seperti ini, kamulah Anugerah Allohu Robbana, semoga Alloh membalas semua kebaikanmu, karena dialah yang maha kaya dan maha mengetahui.



0 komentar:

Poskan Komentar

BTemplates.com

Facebook  Twitter  Google+ Yahoo

Google+ Badge

Diberdayakan oleh Blogger.

Owner Blog

Salam Persahabatan, dan Salam persaudaraan.
terima Kasih Anda telah berkunjung/membaca artikel saya, kebanyakan postingan di Blog Farid Aslam ini adalah hasil karya saya, namun ada beberapa yang saya rangkum, atau saya Kumpulkan dari berbagai sumber. dan ada juga yang Sahabat kirim melalui Email, ke pada saya untuk di Posting di Blog ini. Dan Sahabat juga boleh mengirimkan Cerita (fiksi, ilmu pengetahuan, pengalaman hidup, Agama Islam dan lainnya), semuanya akan saya tampung di Blog saya ini.
sekian dan Terima kasih jadilah Manusia yang berguna bagi sesama.
wassalam
Manusia Paling amat sangat Fakir akan Rahmat Robb

Translate

Popular Posts

Blog Archive