Senin, 17 Maret 2014


  ( Curhat hati sang pengemis Rahmat )
Ya Alloh semuanya saya serahkan kepadamu (memang seharusnya begitu), namun menurut pengalaman hidup saya ini, masalalu yang telah meninggalkan saya tanpa perasaan selalu lebih kekal daripada masa depan yang sudah pasti menunggu di depan, mungkin dengan senyuman dan kebahagiaan.
Menurut pengalaman saya,Dunia ini terlalu kejam untuk orang seperti saya, atau memang seperti ini Dunia yang sebenarnya?, yang rela menukar Hati dengan  Mata,  menukar Kebahagiaan dengan Setatus. seperti saya, yang lebih suka memilih bayangan yang abadi, meskipun semua itu tidak nyata dan akan ada Harga yang harus saya bayar dengan mahal. Tapi, bukankah Dunia ini juga menukar malam dengan siang, atau memang Tuhan suka dengan mengambil sesuatu dan menggantikannya dengan yang lebih baik?. Atau Tuhan selalu menggantikan sesuatu yang telah hilang dengan yang lebih berharga?, mungkin hanya kita saja yang tidak menyadari semua itu.
Tuhan menciptakan Cinta dengan berbagai Rasa, bentuk, status dan aneka ragam, terkadang cinta itu tidak dapat kita lihat ataupun kita genggam, namun kita dapat amerasakannya dengan hati. Ya tentu saja itu membuat kita bingung membedakan mana Cinta yang sesungguhnya (cinta sejati) yang akan membuat kita bahagia, namun terkadang malah menjerumuskan kita, karena terlalu banyak pilihan dan hanya satu yang benar. Saat kita salah memilih, kebanyakan manusia selalu mengatas namakan cinta untuk mendapatkan yang mereka mau, padahal cinta itu suci dan orang yang kita cintai tak mungkin kita rela merusaknya.
Lalu. . .  Haruskah saya menutup mata agar tidak tergiur dengan semua itu, ya tentu, saya selau mencoba menutup mata demi hati, namun ternyata yang menang adalah sebaliknya, yaitu menutup Hati demi mata.
Dunia ini mungkin terlalu tua untuk membedakan mana yang baik, dan mana yang buruk. Pada kenyataannya, dunia ini hanya dapat membedakan  mana yang banyak dan mana yang sedikit.  Nmungkin baik buruk itu tidak masalah, buruk juga jika banyak orang yang melakukan kitak tidaklah akan merasa malu, ya tentu saja kita takan pernah merasa malu dan takut kalo dengan manusia, namun kita harus ingat Dunia ini ada yang menciptakan dan mengawasi selalu selamanya, yaitu Tuhan (Alloh) saya tidak akan pernah bisa menghidarinya ataupun bersembunyi, karena Tuhan melihata bukan dengan Mata.
Mungkin saya terlalu cepat menilai seseorang dengan apa yang saya ketahui, meskipun itu belum tentu mendekati kenyataan, bahkan sangat jauh dari yang sebenarnya terjadi, namun saya hanya menilai apa yang mereka ketahui, atau bahkan yang mereka dengar meskipun belum tentu itu kebenarannya. lalu salahkan saya jika demikian?
Semuanya berjalan dengan sendirinya entahlah, apa itu baik atau buruk, semuanya  mungkin tidak akan pernah terpikirkan, atau memang tidak pernah di pikirkan sama sekali, seakan tuhan itu tidak ada dan tidak bisa berbuat apapun.
Ya apa peduli saya dengan Tuhan, saya tidak mengenalnya, atau memang saya tidak ingin mengenal Tuhan, makanya saya tidak tahu seberapa besar kekuasaan Alloh/Tuhan meskipun dimana-mana tanda tanda kekuasaan Tuhan tercipta, seperti pepatah mengatakan “ tidak kenal maka tidak sayang”
Lalu dimana Tuhan saat di butuhkan semua orang “tanya hati kecil saya”,  saya terlalu cepat lupa dengan apapun yang telah saya yakini, termasuk Takdir dan Tuhan sebagai pencipta dan penguasa Alam semesta.
Tuhan (Alloh) selalu ada di setiap saat, di dalam hati saya di sekitar saya dan dimana-mana, Tuhan bisa dan mudah saja melakukan sesuatu yang tidak masuk akal sekalipun, termasuk membuat saya sakit, celaka atau bahkan mati. karena dialah yang menciptakan alam semesta dan juga yang  selalu menjaganya. Tapi tuhan tidak melakukannya kepada saya, meskipun setiap saat saya selalu melanggar apapun yang di perintahkan Alloh, bahkan saya selalu lupa kalau Alloh itu selalu memperhatikan saya. Tuhan selalu memberi kesempatan kepada setiap Manusia agar suatu saat menyadari semua kesalahannya ( Dosa) dan bertaubat, itu yang selalu Alloh harapkan dari semua Manusia yang selalu berbuat Dosa/jahat.
Maka untuk mengenal Tuhan saya harus mengenali Agama Islam jangan hanya mengaku saja Muslim namun saya tidak mengetahui apa saja yang harus di kerjakan orang Muslim. Termasuk hal-hal yang wajib dan Sunah beserta Haram dan Makruh.
Semoga Alloh selalu memberikan petunjuk kepada saya dan orang-orang di sekitar saya dan juga keselamatan baik di Dunia semasa Hidup ataupun di Akhirat setelah Mati (kiamat).

0 komentar:

Poskan Komentar

BTemplates.com

Facebook  Twitter  Google+ Yahoo

Google+ Badge

Diberdayakan oleh Blogger.

Owner Blog

Salam Persahabatan, dan Salam persaudaraan.
terima Kasih Anda telah berkunjung/membaca artikel saya, kebanyakan postingan di Blog Farid Aslam ini adalah hasil karya saya, namun ada beberapa yang saya rangkum, atau saya Kumpulkan dari berbagai sumber. dan ada juga yang Sahabat kirim melalui Email, ke pada saya untuk di Posting di Blog ini. Dan Sahabat juga boleh mengirimkan Cerita (fiksi, ilmu pengetahuan, pengalaman hidup, Agama Islam dan lainnya), semuanya akan saya tampung di Blog saya ini.
sekian dan Terima kasih jadilah Manusia yang berguna bagi sesama.
wassalam
Manusia Paling amat sangat Fakir akan Rahmat Robb

Translate

Popular Posts