Kamis, 23 Agustus 2012


Ass . . Kak Rajh met Lebaran ya, gimana Lebaran ini kak Rath Mudik Lebaran??. Ah bagi saya itu tidak terlalu penting, karena pasti hanya kumpul-kumpul bersama  keluarga, saudara, dan mungkin teman-teman sekampung (old Friends),  dari dahulu saya memang sangat menanti-nantikan Suasana Lebaran (idul fitri) karena saya bisa bertemu dengan kak Rath, bapak mu (Om Ramdhan), karena tiap ketemu pasti Om Ramadhan selalu memberiku sebuah Buku bagus dan pasti aku suka bukunya, He he eh ngarep dikit boleh dong!

Sebenarnya  moment yang sangat saya impikan saat Idul fitri adalah saat dimana saya akan bertemu dengan teman sekampung, lalu kami akan berbagi  cerita/pengalaman hidup di perantauan, dan pengalaman berharga lainnya yang mungkin tidak pernah di temukan selama di kampung halaman,  dengan begitu orang-orang yang selalu hidup di kampung akan termotivasi untuk mencoba merantau, mengejar cita dan asa, “memang di kampung juga Lapangan kerja tidak kekurangan, namun akan tetapi jika terus di kampung hidup kita tidak akan ada kemajuan” kata-kata itu pernah terlontar dari mulut seorang teman saya tahun 2003/9 Tahun yang lalu,  memang di kampung halaman saya, jarang sekali orang yang merantau  bisa di hitung dengan jari, dulu  kebanyakan para penduduk kampung halaman saya lebih memilih hidup di kampung halaman dengan pas-pasan, dan yang sekolah menengahpun sangat jarang, jadi mereka lebih memilih aman saja. tidak seperti sekarang yang sekolahan swasta dan Negripun berdiri dimana-mana, itu adalah nilai plus bagi kampung Halaman saya dan sekitarnya.
Kak Rath tau sendiri kan Biasanya setiap akhir Ramadhan/pekan mudik, anak-anak yang baru mudik meneraktir anak-anak kampung, dulu kak Rath juga pernah mentraktir aku dengan acara memasak (ngaliweut) dan bakar ikan/ayam bersama teman-teman kak Rath dari Jakarta, sebenarnya saya ingin mengajak teman-teman se kampung saya tapi mereka tidak mau, ya memang sya tidak punya seseorang yang mau ku ajak berbagi dalam kehidupan saya ketika saya berbahagia apalagi ketika saat saya berduka/sedih.  Padahal saya sanga suka ngumpul dan tukar cerita dan apapun sampai waktu sahur sama teman sekampungku, atau sampai ngantuk mulai menyerang kami,   namun moment/suasana penting seperti itu sudak tidak ada sekarang di kampung halamanku, ya  sekitar  6 Tahun yang lalu, semenjak ke egoisan mulai menyerang orang kampungku dan para pemudik, semenjak Teknologi menjadi Virus yang mematikan kebersamaan, kekompakan dan ke harmonisan kampung. Yah memang benar Teckhnologi mendekatkan orang jauh, dan menjauhkan orang dekat, kadang jika hari-hari libur biasa saya pulang kampung saya hanya diam di rumah bersama keluarga, dan jalan-jalan saja bersama keponakan saya membawa motor, atau kaliling daerah kampung sendirian.

Mungkin kak rath tidak tau kalau Sekarang beberapa tahun yang lalu setiap  menjelang Lebaran suasana ke akraban kekompakan dan kebersamaan sudah pudar, itu hanyalah masa lalu, itu semua sudah tidak berlaku,  mereka yang  mudik yang sudah di kampung halaman diam di rumah bersama keluarganya masing-masing, menghabiskan waktu mudik bersama keluarganya, bersama teman-teman kerjanya/di perantauannya karena jarak sudah bukan lagi masalah,  kami hanya bertemu di Masjid saat sholat Ied, atau ketika di jalan itupun hanya salaman senyuman tegur sapa secukupnya dan kembali ke aktifitaasnya masing-masing, atau kadang bertemu di Pemakaman umum ketika  sedang Berziarah ke makam orangtua, saudara (karuhun),  suasana Lebaran sudah tidak lagi terasa di era Milenium ini, suasana  lebaran tidak ada bedanya dengan pulang kampung biasa, hanya saja  waktu agak lama, macet di perjalanan sangat lama/panjang, dan mungkin makanan khas kalau ada! Selebihnya No think,  apalagi dengan saya yang bekerja di daerah Bintaro, dan berkampung Halaman di daerah Bandung Barat. Yang kapan saja mau pulang kampung bisa di dugdag (pulang-pergi seharian).

Makanya di Hari raya idul fitri ini, ketika atasan di tempat saya mengumumkan bahwa Hari raya tetap buka (hanya saja  mulai jam 12:00/13:00 sampai selesai) saya tidak kaget meskipun dalam hati kecil saya ingin mudik lebaran,  toh saya bisa pulang kapan saja, dan saya sudah sering pulang sebelumnya juga!jaman sekarang meskipun jauh kita bisa membeir uang dengan hitungan detik ke orang tua/saudara, atau kita juga bisa berkomunikasi kapanpun kita mau! Doapun bisa di kirim kapan saja melalui malaikat ataupun Tuhan/Alloh. (transfer)

Namun Hari Raya idul Fitri semakin berharga bagi saya, karena Hari Raya Idul fitri adalah Hari Wafatnya Ayahanda saya yang tercinta, dan setiap Hari Raya idul fitri kami sekekluarga selalu kumpul, memanjatkan Doa bersama Untuk keluarga kami yang sudah terlebih dahulu pulang ke Rahmatullah, dan akhirnya sayapun mudik H+3 sampai H+5, dengan menaiki angkutan umum yang di tempuh perjalanan sekitar 2/3jam tanpa macet dan ngetem kendaraannya. Tentu saja saya pulang kerja Dari bintaro langsung ke Ciputat dengan di antarkn Naik sepedah motor oleh Rekan kerja saya, lalu saya Naik Koantas bima ke Kampung Rambutan dan turun di Pasar Rebo/jalan Baru Naik bis jurusan Purwakarta, naik angkot dan di jemput naik Motor oleh teman lama saya di kampung halaman kak rath masih inget dia kan yang sering aku ceritakan, oh iya  kak saya sampai ke Rumah orang tua saya sekitar jam 20:30 setelah sebelumnya saya sholat dulu di perjalanan.

Tempat paforit di tempat/daerah saya adalah Bendungan/Waduk PLTA Cirata, yang paling banyak di kunjungi ketika akhir pekan, dan Hollyday lainnya, apalagi saat Tahun Baru, dulu kami sering ngumpul bareng rame-rame sekampung di Bendungan PLTA cirata ini, setiap minggu pagi dan Jumat Sore (lari), kenapa saya bercerita pada kak Rath orang yang sering berkunjung ke tempat ini, aneh ya??? tapi sayang sekali kak, teman-teman sekampungku sudah pada Nikah, kak rath juga sudah Nikah.  meskipun usia mereka sangat muda/jauh di bawah usiaku, tapi mereka sudah pada menikah dan bahkan ada yang sudah punya anak. Kok bisa ya mereka menikah dengan gampangnya, padahal mereka masih pengangguran/belum punya penghasilan.  Itulah hebatnya hidup di kampung, cepat menikah.

Ngomong-ngomong Cepat menikah ada yang tersinggung nieh!! He he

Selasa, 21 Agustus 2012

Malam ini saya pulang sangat terburu-buru,  karena takut ketinggalan bejamaah solat Isya dan Teraweh, biasanya sebelum adzan isya saya sudah standby di Kosan  dan berangkat ke masjid setelah adzan berkumandang.

Sebenarnya tadi Di tempat kerja juga tidak begitu Ramai, jadi saya bisa pulang sebelum waktu Isya tiba, namun Saya harus menunggu lawan shift saya kerja, dia sedang solat Magrib mungkin sembari Meroko jadi agak lama.

Saya pulang dengan sangat terburu-buru biasanya Jalan kaki karena dekatkira-kira 1KM, tapi sekarang saya naik Angkot biar cepat sampai ke kosan saya, ternyata  benar saja belum sempat masuk kosan saya,  Adzan isya sedang berkumandang  saya langsung ke kamar mandi ambil wudhu dan segera ke masjid. setelah saya sampai ke masjid ternyata bukan saya saja yang terlambat, tapi ada juga Jamaah yang terlambat, dia yang sering sholat teraweh dekatku yang saya sendiri tidak tahu dan tidak kenal, saya hanya kenal wajah saja. dia membawa Tas yang sangat mengembang entah apa isinya kelihatan sangat penuh, seakan penuh dengan isinya yang ringan, mungkin  dia pulang kerja, atau pulang sekolah, yah saya bisa menebaknya dia Masih muda, paling dia anak sekolahan, dia sedang sibuk merapikan pakain Resmi untuk solatnya yang putih, saya ingin menyapanya tapi itu tidak mungkin, aku hanya menghampirinya dan mendahuluinya masuk ke masjid tanpa senyuman, tanpa sepetah katapun terlontar dari saya. karena saya pun sudah ketinggalan satu Rakaat solat isya. Memang se orang muslim sangat buruk perplilaku seperti saya tadi “jangan di tiru” harus mengucap salam dan menyapa dengan sesama muslim karena saudara! tidak apa-apalah sholat isyanya sudah selesai satu Rakaat.
            Setelah selesai sholat teraweh saya pulang dengan tergesa-gesa kaarena pulang kerja tidak sempat mandi, ketika saya sedang melintasi diluar masjid saya menoleh ke dalam masjid yang saya tinggalkan tanpa pamit ‘ah apa peduliku Masjid kan benda mati” guman hatiku, aku melihat  orang tadi yang saya acuhkan saat akan masuk masjid (sekarang saya merasa bersalah, padahal saya tidak melakukan kejahatan lho sumpah!!!) dia mengeluarka alquran dari tasnya yang sangat besar itu, lalu  membaca AlQuran  sendirian “wah mantap tuh kalau saya nimbrung tadarusan (ngaji Quran) mumpung ada teman di masjid” hati kecilku yang tersinari cahaya Hidayah Alloh.
Sayapun mempercepat langkah kaki saya menuju Kost dan mengambil AlQuran yang sudah 3Tahun setia menemani saya kemanapun saya pergi. Dan langsung kembali ke Masjid,  saya duduk di sampingnya (lumayan sajadahnya kosong sebelah kirinya, saya numpang duduk di atas sajadahnya) tadi saking tergese-gesanya sampai saya lupa membawa sejadah. Di masjid Kami hanya ber 4 tadarusan di masjid itu memang sangat kecil (bukan masjid tapi Surau)
Beberapa puluh menit kemudian (ustadz yang biasa ngurus masjid tanpa imbalan itu) salasatu dari kami pulang setelah dia tiduran sebentar dan mengeluarkan Mineral water Gelas satu box, kami tetap tadarusan dengan khusyu,  sekitar sejaman satu orang lagi pulang (tanpa pamit lagi waah mentang-mentang gak akan saya kasih ongkos, pergi begitu saja) tinggalah saya berdua dan orang tadi, maklum saya penakut jadi mau gak mau waktu tadarusan saya di masjid ini sampai dia pulang, jadi saya tergantung dia he hehe eh (saya tidak merasa  enak kalau sendirian di masjid), dari pada saya membaca AlQuran dengan tidak tenang mendingan saya memberanikan diri bertanya  supaya  saya       tau sampai kapan saya tadarusan di Masjid ini “maaf Mas sampai kapan Anda mengaji ALQuran disini??” 
ucap saya dengan penuh keberanian penuh perjuangan, ha haha ha Lebay banget kata orang yang baca tulisan ini,   suka hati lah yang penting asli tidak bajakan!!!!
Dia menghentikan tadarusannya 
“mungkin pasti sampai Sahur nanti” sambil senyum  dan melanjutkan kembali tadarusannya,
“Okay thk’s   ya saya tidak mau kalo ditinggal sendirian di masjid ini” ucap ku tiba-tiba, sumpah tiba-tiba aku tidak bohong ini bukan rencanaku lho!!

“emang gue pikirin, bukan urusan gue, siapa elo??” seandainya dia menjawab begitu sumpah saya mau langsung saja pulang, tapi dia tidak berkata apa-apa hanya ayat-ayat ALQuran yang terdengar dengan sangat pelan dan hati hati  dan sayapun melanjutkan tadarusan lagi.
saya tidak peduli  ah, yang penting saya bisa tenang tadarusan sampai sahur kalau dia memang tadarusan sampai sahur, dan sayapun kembali tadarusan lagi sampai beberapa menitan saya baru sadar kalau dia tidak ada, wah aku pulang aja deh takut sendirian disini, ketika saya hendak pulang ke kosan dengan tergesa-gesa tapi saya tidak jadi pulang ke kosan karena tas dia masih tergeletak di deket sejadahnya, berarti dia masih ada ya mungkin saja dia ke toilet, atau cari makanan, atau apalah tak peduli saya “apa peduli saya kenal saja tidak” yang penting dia jangan pulang sebelum waktu sahur tiba, karena dia sudah janji dan janji itu adalah hutang, dan membatar hutang adalah sebagian dari Agama.
Beberapa menit kemudian ketika saya sedang tadarusan, dia datang sepertinya dia sudah wudhu terlihat dari muka dan tangannya yang basah, saya menghentikan tadarusan dan memulai percakapan
“maaf kamu sering tadarusan ya?” Tanya saya basa-basi, agar dia tidak merasa Bosan, dan tidak meninggalkan saya, jujur saya tidak berani jika harus sendirian di masjid.

“tidak, ini yang kali pertama saya” jawabnya dengan hati-hati dia sangat lancar bahasa Indonesia, tapi tetap saja katahuan dia Orang bule

“oh, kamu memangnya tinggal dimana?”

“hm, saya tinggal di amerika”

“Amerika?” saya kaget jauh banget dari amerika sholat teraweh ke masjid kawasan Bintaro “di sini tinggal dimana?” saya masih bingung dan penasaran.
“hm, kamu tau RL? (nama di samarkan demi kepentingan Cerita)”

“tidak” jawab saya  dengan cepat!

“dia itu hm, sepupuh saya, dan saya sedang Liburan di sini bersama Mama saya”

“oh kamu disini tinggal dimana?”

“saya tinggal di Pondok jaya” wah juah banget dia tinggal di pondok jaya, sekitar 1,3 KM dari masjid depan kosan saya ini!

“kamu kesini dengan siapa? Terus jalan kaki?” introgasi saya makin penasaran, wah saya sudah cocok belum ya jadi wartawan?? He he he

“saya kesini di antar jemput sama sepupuh saya, nanti saya dia hubungi akan menjemput saya” jawabnya dengan jelas dan sabar menjawab setiap pertanyaan saya

“kok jauh sekali kamu sholat teraweh di Surau ini?” masih penasaran saya memang paling suka bertanya dan mendengar pengalaman orang lain,

“kebetulan saya dulu tinggal di Indonesia sampai usia 9 Tahun, dan saya punya teman baik di sini”

“wah hebat ya saya salut lho sama kamu kok kamu solatnya lancar siapa yang ngajarin?’

“mama saya dia yang mengajarkan saya  “jawabnya dengan memainkan HP touch screen ber logo aple bekas gigitan, yang membuat saya ngiler, kalau saya minta di kasih tidak ya?? He he he

“wah ibumu orang alim ya pasti dia hebat selamat ya kamu punya mama yang sangat di impikan semua orang”  ucap saya masih ngiler (tapi tidak ngeces) malihat Hp nya yang sangat keren, sumpah saya baru sekarang melihat Hp model seperti itu sepertinya model Baru!

“terima kasih”
Sebenarnya saya ingin ngobrol banyak lagi tapi tujuan saya ke masjid ini untuk membaca alquran (tadarusan/itikap) lalu saya memulai membaca alquran, dan dia pun membaca alquran juga! Mungkin di lain kesempatan saya akan mengajaknya berbincang-bincang.
Saya melihat jam menunjukam jam 12:13 wah berarti saya sudah 3,5 jam di masjid ini, kulihat dia sibuk dari tadi mengetik-ngetik Hpnya yang bikin aku ngiler itu  (berapa ya harganya?), sudah pegal banget ya, padahal baru saja 3,5 Jam, memang kalau di pakai ibadah Jiwa raga ini susah kompromi pasti ada saja alasannya! Dan saya pun memulai pembicaraan lagi daripada sepi, “ kamu besok itikaf/tadarusanlagi di sini tidak?”
“insya alloh” jawabnya dengan agak bingung, wah jangan-jangan bingung karena ketemu saya yang banyak nanya?
“oh ya Saya Farid” ucap saya sambil mengulurkan tangan saya.
“saya “JK” (bukan Jusuf kala lho, itu di singkat saja, demi privasi, coz saya tidak ijin dulu kepada JK  ketika  saya  menulis cerita ini) namanya 100% amerika/Bule, fisiknya juga 100% Bule, Agamanya mudah-mudahan insya Alloh 100% Islam (amin) karena sesungguhnya hanya Orang yang bertaqwa yang paling mulia di sisi Alloh, karena harta jabatan fisik status pendidikan dan sebagainya itu semua tidak ada artinya di Mata/menurut Alloh. dan seharusnya seperti itu juga manusia memandang manusia lainnya!!
Karena saya terus bertanya-tanya tentang kehidupan/pengalamn  dia selama hidup, dia dengan sabar mau berbagi cerita sama saya, memang di orang baik, saya yakin orang tuanya mengajarkan yang demikian (yang baik-baik), dan saya yakin Orang tua dia oarng yang Baik, (semua pujian hanya Milik Alloh karena semua perkara/hal di dunia ini tidak  akan terjadi tanpa kehendak/ijin Alloh ta’ala.
Dari semua ceritanya, Saya tahu ibunya yang hebat itu, Orang Indonesia asli, dan  Ayahnya juga memang hebat, bekerja untuk kedutaan Amerika untuk Negara Arab, ayahnya warga kebangsaan Jerman, dan sudah menjadi warga Negara Amerika, si Jk juga memang warga Amerika, dan dia dari kecil suka berpindah-pindah sekolah/tinggal ke berbagai Negara, wah pengalaman yang paling saya impikan keliling Dunia!
Saya juga sempat menanyakan dia tinggal di Amerika seperti apa susah senangnya jadi Orang islam??
Katanya, dia kuliah jurusan Akuntansi, di daerah Amerika yang sangat susah masjid, jauh benget katanya, kalau sholat jumatan dia menyewa taksi menempuh perjalanan skitar 20 mil, dia juga susah mendapatkan makanan Halal di Amerika, dan dia tinggal di Asrama, dan sekamar berdua dengan orang yang non muslim, di tempat kuliahnya memang ada  komunitas Muslim, tapi sangat sedikit, dan jarang aktif, apalagi Orang muslim yang kuliah di amerika sudah banyak yang lupa jati diri Agamanya yang harus dia junjung tinggi itu, saya semakin salut dengan Orang tuanya JK mampuh mebangun akhlak anaknya yang Insya alloh dapat berpegang teguh pada hukum/aturan agama Ialam, mudah-mudahan saja suatu saat saya bisa bertemu dengan orang tuanya yang sangat hebat itu, Mudah-mudahan keluarganyan itu selalu mendapatkan pertolongan dan petunjuk dari Alloh tuhan pencipta alam semesta, mudah-mudahan keluarga mereka mendapatkan ke bahagiaan selalau!
Si  Jk dia rajin Ibadahnya (aku saja yang baru kenal malam itu sudah sangat jelas tahu, ketika dia tidur dulu beberapa menit untuk menyempurnakan solat malam, lalu bangun dan solat malam/tahjud dan berDoa dengan khusyuk nya!   Lalu saya juga bangun ambil wudhu dan sholat tahajud, ketika dia sudah selesai sholat, den sedang berbincang-bincang dengan sahabatnya yang dari kecil.
Setelah solat tahajud saya langsung pamit saja sama si  JK dan sahabatnya itu, “Farid ini Bagian kamu” katanya sambil memberiku sebotol Minuman Rasa jeruk asli yang lagi ngetrend saat ini di Indonesia,
“oh terima kasih ya  JK”
“sama-sama, oh ya Farid besok saya kabari melalui SMS”
“oke thks ya minumannya” sambil saya menjabat salaman dengan si Jk dan sahabatnya itu, memang tadi kami sempat tukeran No Hp dan Email biar tidak putus komunikasi!
Semenjak say bertemu dengan jk saya merasa bercermin, ternyata saya Ini pemalas dalam beribadah, saya ini Sombong padahal sombong itu pakaiannya Alloh tuhan semesta alam, dan saya ini miskin  amal tapi tidak mengemis kepada tuhan, pokonya setiap saya ingat si Jk saya kadang merasa malu, saya sok alim selama ini.
Sebenarnya saya masih banyak yang ingin saya tanyakan, saya juga ingin berdiskusi tentang Agama yah share saja, waktu itu saya berharap besok dan selanjutnaya saya bisa berbincang tentang hal-hal yang Positif/baik, baik itu tentang kehidupan/pengalaman, ataupun tentang agama/wawasan, sebelum dia kembali ke Amerika untuk melanjutkan Kuliahnya, katanya tingal 5 hari/seminggu lagi dia akan kembali ke amerika!
Tapi sayangnya  ke esokan harinya dia tidak ada sholat teraweh di masjid, saya tanyakan kabar dia juga tidak ada balasan sms saya, saya takutnya dia sakit, ataukah dia sudah kembali ke Amerika lagi! Padahal saya belum puas mendengarkan cerita pengalamannya.
Dan sampai saat ini, saat saya menulis  cerita ini sudah 8 hari, mungkin saja dia sudah kembali Ke Amerika.

Oke deh Selamat jalan Jk semoga tercapai semua cita-citamu, semoga Alloh selalu melindungimu dan keluargamu di Dunia dan akhirat,
Terima kasih telah sabar menjawab semua pertanyaan saya, terima kasih mau menemani saya Tadarusan di Masjid sampai sahur, terima kasih untuk semua cerita/pengalaman hidupnya yang sangat saya sukai dan akan saya abadikan buat jadi pelengkap hobby saya (menulis dan mendengarkan).

tidak lebih dari semalam kita berbicang/mengobrol di masjid, begitu banyak ilmu dan pelajaran yang ku dapatkan darinya.
aku jadi ingat kata ustadzku dulu waktu aku tinggal di pondok pesantren beliau berkata "jika seseorang membuat kamu ingin melakukan ke baikan, maka dia adalah orang yang baik, dan sebaliknya jika seseorang membuat kamu ingin melakukan keburukan , maka dia orang yang buruk pula bagimu"
sebenarnya esok harinya kami sudah sepakat akan melakukan itikaf (tadarusan AlQuran) sampai waktu sahur tiba  di masjid itu, dan kami sempat tukeran Email, dan mobile number, namun sayang sekali Jk, tidak membalasnya ketika kutanyakan rencana kami, dan semenjak itu Jk tidak lagi terlihat sholat Teraweh di mushola tempat kami biasa melakukan sholat isya dan teraweh, padahal saya berencana akan berdiskusi banyak tentang kehidupan, agama, ilmu dan lain sebagainya. karena bagaimanapun juga dia lebih banyak pengalaman hidup di bandingkan dengan saya, meskipun usianya jauh lebih muda dari saya.
mengingat hal itu "kata ustadz saya tadi" saya jadi ingat kalau dia adalah orang yang baik untuk di jadikan teman.  namun yang saya tidak mengerti ada apa dengan JK dia tidak terlihat lagi di Masjid, ketika sholat Taraweh dan sholat Isya, di Sms juga tidak ada Balasan, saya merasa tidak enak Hati (merasa bersalah) apakah dia tidak suka bertemu dengan saya, apakah dia menghindari saya, atau apa??
Salam buat Ibumu, saya yakin ibumu Orang yang Shalehah dan tegar.
Salam juga buat Ayahmu, saya yakin dia Orang yang Hebat dan baik.
Salam juga buat kamu semoga selalu dalam lindungan dan bimbingan allloh taAla!

Minggu, 19 Agustus 2012


Wajib membayar zakat Fitrah ke setiap muslim lelaki & wanita, pada usia (masih berkesempatan Hidup) sampai Bulan Ramadhan/Romadon, hinggaa hari Lebaran sebelun fajar (setelah waktu Subuh)  seorang lelaki muslim wajib mengeluarkan/membayar Zakat untuk dirinya, anaknya (apabila anknya belum memiliki penghasilan), isterinya dan siapa saja yang tinggal di rumahnya (termasuk sudaranya  dan Pembantunya) wajib juga dia membayarkan zakat Fitrah untuk orang tuanya, apabila orang tuanya tidak mampuh (tidak memiliki) untuk membayar Zakat fitrah karena Fakir/miskin.
Membayar Zakat fitrah sebayank satu kulak perorangnya (satu kulak= 3,25=3.1/4 Liter) tapi kebanyakan Orang membayar Zakat fitrah dengan jumlah 3,5 Liter dan itu sangat kebih baik, 
Waktu Membayar zakat adalah boleh siang hari awal Bulan Ramadhan, sampai hari Lebaran sebelum solat lebaran, akan tetapi lebih utama  membayar zakat fitrah adalah pagi-pagi di hari Lebaran sebelum solat ied/solat lebaran. Atau di malam Lebaran/Malam Takbiran,  dan di makruhkan ( makruh adalah mendapat pahala apabila di tinggalkan, dan tidak di siksa apabila di lakukan, tapi  makruh dalam ibadah ialah dapat mengurangi pahala ibadah tersebut. Makruh juga dapat menjadi dosa apabila di lakukan terus menerus) Makruh membayar Zakat fitrah sesudah solat Lebaran, dan haram membayar zakat fitrah mengahirkan sampai waktu Magrib hari lebaran. Maka dia wajib Qodo karena  dia wajib membayar Zakat fitrah akan tetapi tidak sah zakat fitrah tersebut.

Sabtu, 18 Agustus 2012


IBU Selamat Hari Raya IduL Fitri 1433H

Di setaip Moment  hari Raya Iedul fitri, Biasanya pulang dari masjid (setelah Solat ied)  saya langsung pulang ke rumah, karena saya ingin Tangan Ibunda saya yang akan pertama kali saya Cium, yah tangan yang sangat Mulia, tangan yang sangat penuh perjuangan, tangan yang mati matian melindungiku, Melindungi anak anaknya puluhan tahun, tangan yang hanya memberi  tanpa berharap balasan, rasanya tiada tangan yang semulia ini dalam hidupku, tak sia sia Tuhan  menaruh Surganya di telapak kaki  ibu, karena kasih sayang ibu takan terhingga sepanjang masa, takan pernah pudar di makan usia, dan takan luntur di pisah jarah,  Namun Lebaran ini saya hanya mungkin Bisa mendengar suaranya saja melalui Phoncell, andai ada yang mampuh mewakilinya, aku rela  berbagi kabahagiaan moment lebaran ini, namun sayang taka nada yang mampuh!
Ketika Bedug bertalu-talu dan menggema di segala penjuru, aku hanya Bisa menutup mata membayangkan Ibunda nyata di depan mata, Bertahun-tahun aku merantau, jauh darinya setiap saat, namun untuk saat ini, saat yang fitri/suci. Aku berharap mendapat maafnya atas semua khilapku selama hidupku, meski ku yakini Ibuku selalu memaafkanku tanpa syarat dan tanpa ku minta, mungkin itulah ke istimewaan seorang ibu. Aku akan berjanji takan khianati semua harapannya, aku takan melupakan semua titahnya, namun hidup ini teruslah berjalan, waktu tak mau menunggu. Semua berlalu tanpa ragu, meninggalkanku satu persatu, hingga aku sendiri dalam bisu, tetap terpaku karena merindu.  Bukannya saya tidak rindu, namun tanggung jawab ini yang membelenggu.
Selamat Hari raya Idul fitri Bunda, aku sangat mencintaimu, kau tetap tegar seperti yang dulu, meski sang ayah telah meninggalkanmu di Hari yang fitri, namun engkau tetap sabar dengan semua yang terjadi.
Kini ku sadari betapa pentingnya kasih sayangmu, betapa berharganya dirimu, dan betapa sangat Mulianya engkau Ibuku, aku tau di hari yang fitri ini pasti engkau akan menangis, menangisi aku, anak yang kau rindu, di saat semua saudara bersama keluarga, di saat hari bahagia yang sangat nyata.
Semoga kita dapat berkumpul di hari raya berikutnya.alat musik tradisional bedug alat musik daerah bedug terbesar beduk ketupat 300x224 Alat Musik Tradisional Indonesia

Jumat, 17 Agustus 2012

Libur kerja ini saya hanya diam saja di kosan, maklum anak kos kalo libura kerja paling hanya bermalas-malasan saja, paling nyuci pakaian “meskipun kadang ke laundry” apalagi aklo akhir bulan/bulan tua : p biasanya kalo Libur kerja saya main ke tempat Abang saya di daerah ps minggu, namun semenjak abang saya sudah menikah saya jarang main ke ps minggu gak enak sama istrinya meskipun istrinya sangat baik dan cuex, terlalu merepotin. _Begini nieh resiko orang Jomblo, gak punya tujuan jika punya waktu dan uang_
Lalu seperti biasa kalau sudah beres pekerjaan Kos saya langsung nyari makan di luar, dan ke warnet kebetulan Modem saya Lemot (belum ganti kartu), baru saja 5 menit di wanet saya buka gmail saya, eh ada email dari tante Lindri, saya penasaran email apa ya, padahal tadi malam baru saja om Wisma (suaminya tante lindri) kirim saya email ngajak ke rumahnya katanya ada syukuran gak tau syukuran apa??, pas saya buka email dari tante Lindri
Farid nanti sore tante tunggu di Cafe tempat tante dan om Wisma ketemu, taapi di MTA aja ya, biar sorenya nanti langsung ke rumah kebetulan ada acara syukuran om Wisma, segera ya kabarin bisa/tidaknya sms saja ke no tante yang 0811xxxxxxx
_Tau aja saya libur kerja huft dasar_ Saya langsung sholat Dzuhur di masjid di kampus STAN dan gak sempat mandi langsung saja saya berangkat, _kalau saja mas Anto tau saya ketemuan sama tante Lindri pasti dia bakalan mengintrogasi saya_
Setelah kami smsan tempat dan lokasinya akhirnya saya ketemu juga sama tante Lindri “tumben pake Jilbab tante” guman hatiku merasa.

Pertama kenal sama Andi
Andi adalah keponakan Tante Lindri, dia asli Bangka namun karena ingin kuliah di Jakarta maka Andi memutuskan untuk tinggal di Rumah Tante Lindri, sebenarnya Tante Lindri belum terlalu tua untuk saya panggil dengan sebutan Tante, namun karena si Andi selalu menyebutnya Tante
_saya jadi ikut-ikutan padahal saya bukan keponakannya he he_
dulu pada waktu saya masih bekerja di Daerah semanggi, saya punya costumer langganan tempat saya bekerja dia Mahasiswa Kampus sebelah tempat saya bekerja“Andi” orangnya baik dan gokil abis _memang katanya orang sunda suka bercanda_ itu kata si Andi mengenai diri saya _prett_, dia mulai akrab dengan saya setelah saya dia anggap sebagai penyelamat dia _tentu saja karena saya, si Andi jadian sama si Mirna gak tau sampai saat ini masih jadian apa tidak, dan waktu malam-malam si Andi kecopetan semua Dompet dan Barang-banrangnya Ludes, lalu dia minta tolong sama saya, nginep di Kontrakan saya, dan paginya dia minta ongkos sama saya_.
Memang Andi pernah mau Ganti uang yang dia pinjam sama saya, namun saya menolaknya karena saya sudah lupa, dan saya ikhlas, tapi dia malah maksa, pake ngancam segala kalau saya tidak nerima dia tidak akan menjadi regular Costumer tempat saya kerja,
_wah parah banget ya, padahal gak usah maksa, ya gak apa-apa_
eh pas saya istirahat makan di kantin, ketemu lagi sama tuh anak, katanya mau photo copy tapi kok aneh malah nyasar ke kantin, eh malah nemenin saya ngobrol lagi padahal saya sudah mau masuk kerja lagi
_ya sudah saya tinggalin saja si Andi yang baru saja pesan kopi susu sama mpok Hindun_ “saya pergi duluan Bang udah masuk kerja nih” kata saya isyarat pamit,
Sambil bengong dengan tampang aneh “pulang jam berapa” tanya si Andi dengan mengankat tangan kiri tinggi mirip tamu memanggil pelayan restoran, karena saya sudah jauh saya hanya memperlihatkan jari saya 3 jari kanan dan kiri (isyarat jam enam), “oke” katanya yang tanpa suara sambil mengacungkan jempol mirip enak.

Tante Lindri
Pulang kerja benar saja si Andi sudah menunggu saya di teras Masjid yang letaknya agak jauh dari kampus dia, saya langsung duduk di sampaing kiri dia, “udah sholat?” tanyanya sambil menepun punggung saya kiri, aku tidak menjawabnya hanya mengangguk kecil pelan saja,
“oke kita berangkat” ajaknya dengan mengasih saya Helem
Biasanya si Andi kuliah mamakai mobil tante Lindri, namun tidak untuk kali ini, dia memakai motor Nsr, saya di ajak makan di kafe Hard rock daerah jakarta pusat. Di kafe itulah kami mulai ngobrol ngaler ngidul, mulai dari serius sampai obrolan yang guyon dari situlah kami mulai akrab, dan tak terasa kafe tempat kami nongkrong sudah mulai beres-beres untuk segera mau tutup.
Ternyata jam 01:30 pagi, karena si Andi males nganterin saya pulang ke kosan yang sangat jauh, akhirnya sayapun di paksa nginep di Rumahnya yang mewah di bilangan sawah besar.
Rumah yang sangat besar, mewah dan sepi terlihat dari luar saat kami sampai, saya di kenalkan sama tante lindri dan om wisma pemilik rumah mewah itu.
Karena sudah sangat larut akhirnya kami hanya salaman dan kenalan lalu kami pergi masing-masing ke kamar untuk tidur. ‘ayo kesini” ajak Andi sambil naik ke atas, mungkin kamarnya berada di atas.
Paginya kami bangun dan sarapan di meja makan bersamaan, tante Lindri, om wisma, saya dan Andi, memang Rumah itu hanya di tempati mereka bertiga, kaena pembantu hanya pagi datang dan sore hari setelah selesai pekerjaannya dia pulang.
Sambil sarapan kami ngobrol panjang lebar bersam om wisma dan tante lindri, kebetulan hari itu saya masuk shiff sore jam 2 singa masuk kerjanya, jadi saya santai saja, sedangkan Om wisma berangkat kerja di daerah Tebet.

Dari pembicaraan yang serba terbuka, akrab dan sering bertemu dan tukeran no Hp akhirnya saya jadi akrab sama Andi, om Wisma dan Tante Lindri, kadang saya juga sering main ke Rumah tante lindri, jika di rumah hanya ada Andi, ataupun om Wisma.
Karena mereka semuanya sangat baik dan percaya sama saya akhirnya sayapun merasa nyaman dan senag bisa mengenalnya dan sampai saat ini kami sering kopi daratan jika kami sedang ada waktu.

Terima kasih Tuhan telah mempertemuka saya dengan orang-orang baik.

TATA CARA SHOLAT, SERTA HUKUM DAN SYARATNYA

Syarat sahnya Sholat ada 10 :
1.      ISLAM
2.      TAMYIJ (DEWASA MENURUT AGAMA ISLAM)
3.      SUCI DARI SEMUA HADAS 9HADAS KECIL DAN HADAS BESAR.
4.      SUCI DARI NAJIS BAIK ITU ANGGAHOTA BADAN, TEMPAT, PAKAIAN YANG AKAN DIKENAKAN UNTUK SHOLAT, DAN TEMPAT SHOLATNYA JUGA HARUS BEBAS DARI SEMUA NAJIS. KECUALI NAJIS YANG DI MAAFKAN SEPERTI, DARAH YANG SEDIKIT, NANAH YANG SDIKIT DARI BADANNYA, ATAU NAJIS YANG SANGAT SEDIKIT YANG MUNGKIN TIDAK TERLIHAT OLEH MATA,
5.      HARUS MENUTUP AURAT (AURAT LELAKI  ANTARA PUSAR SAMPAI LUTUT, DAN AURAT WANITA DARI UJUNG RAMBUT/KEPALA SAMPAI TELAPAK KAKI (SEMUA BADANNYA KECUALI WAJAH DAN TELAPAK TANGANNYA SAMPAI PERGELANGAN)
6.      MENGHADAP QIBLAT DENGAN YAKIN
7.      SUDAH MASUK WAKTU SHOLAT (untuk lebih jelas silahkan baca kitab Irsyadul Anam)
8.      HARUS TAHU DAN YAKIN BAHWASANYA SHOLAT YANG LIMA WAKTU ITU ADALAH WAJIB.DAH MESTI TAU AKAN RUKUN-RUKUNNYA SHOLAT.
9.      JANGAN MENTEKADKAN BAHWA RUKUN-RUKUN SHOLAT WAJIB ITU SUNAT.
10.  MENJAUHI AKAN SEGALA YANG DAPAT MENYEBABKAN BATALNYA SHOLAT.
RUKUN SHOLAT ADA 13 : Termasuk tumaninah yang ada menyatu di 4 rukun, namun apabila Tumaninah di pisahkan maka  Jumlah Rukun sholat jadi 17 rukun
1.      Niat dalam hati di barengi dengan takbiratul ikhram (apabila sholatnya wajib.bukan sholat sunat, maka wajib dalam niat tersebut 3 hal,      1.Qosdu pi’li artinya menentukan menyebutkan(dalm ahti)  Niat sholat,      2.Ta’arud lifardiyah, artinya menyebutkan Fardu (wajib),      3. Ta’yin, artinya menentukan Nama waktu sholatnya seperti dzuhur, ashar dan lainnya,  dan apabila sholat Sunat yang memiliki waktu sendiri atau memiliki sebab, naka wajib dalam niatnya hanya no 1, dan no 3 saja,                        Dan jikalau sholat Mutlak, yaitu sholat yang tidak memiliki waktu, dan tidak memiliki sebab, maka hanya wajib no 1.(Qusdu pi’li) saja dan juga wajib di barengi dengan Takbir (awal sholat) atau Takbiratul ihrom.serta harus mengadakan 3 hal di atas (Qosdu, ta’arud dan Ta’yin) dalam hati ketika mengucapkan Allohu akbar, di barengkan semuanya, tapi jangan sampai selesai takbir, dan apabila sholat berjamaah maka orang yang jadi makmum wajib niat dia jadi makmum dalam takbirutol ihromnya, akan tetapi si imam di sunatkan  niat jadi Imam agar dapat pahala Berjamaah, akan tetapi jika pada Sholat jumat maka si Imam sholat jumat tersebut Wajib niat jadi Imam.
2.      Takbirutul Ihrom, syarat-syarat Takbirotul Ihrom : wajib dengan Bahasa arab, harus dengan sudah posisi berdiri tegak, tidak boleh mengganti ataupun menambahkan/mengurangi  salasatu huruf takbirotul Ihrom, tidak boleh memanjangkan alif atau Ba yang terdapat  dalam Takbirotul Ihrom,  wajib tertib mengucapkan dua kalimah Takbirotul Ihrom antara lapadz Allohu dan Lafadz Akbar.
3.      Berdiri bagi yang mampuh untuk sholat berdiri dalam sholat wajib,  tetapi jika dalam sholat sunat maka di perbolehkan sembari Duduk walaupun dia mampuh sholat dengan berdiri,  tapi lebih Afdolnya sembari berdiri,  tetapi jika tidak mampuh sholat wajib dengan berdiri maka diperbolehkan sholat senbari duduk, dan apabila tidak mampuh sholat dengan duduk, maka diperbolehkan sholat sembari terlentang(tiduran) sebisanya.
4.      Membaca surat alfatihah beserta tesdidnya, dan tidak boleh menggantikan Huruf-huruf yang terdapat dalam surat fatihah, dan semua rukun-rukun Qauli (bangsa Ucapan) dan wajib membaca AlQuran seluruh isinya dengan Tajwid dyang sudah di jadwalkan, di atur oleh hukum tajwid.
5.      Ruku’ Ruku’ adalah jongkok, yang dengan aturan sebagai berikut, jongkok dengan dua telapak tangan di tempelkan ke dua lutut beserta lurus dua kakinya, posisi setengah berdiri.  

Syarat solat berjamaah untuk lelaki muslim

Solat Berjamaah (solat bersama) untuk lelaki muslim itu lebih afdol daripada solat sendiri.    Akan tetapi untuk Wanita muslim lebih afdol solat dirumah walaupun sendirian, atau berjamaah bersama saudaranya, tapi jika solat berjamaah dengan sesame wanita itu lebih utama. Adapun syarat solat berjamaah ada 10 :
1.     Tidak boleh makmum bertekad bahwa  imam itu solatnya batal (karena syarat dan rukun Dalam solat tidak sempurna, seperti bacaan surat alFatihah yang salah, atau imam tidak tumaninah dan lain lain), dan tidak boleh bermakmum kepada imam yang melakukan solat Qodo (bayar hutang solat yang terlewatkan).
2.     Makmum tidak boleh bermakmum kepada orang yang solatnya bernakmum lagi, tapi harus bermakmum kepada Imam, atau yang Solat sendirian.
3.     Tidak sah solatnya apabila dia bermakmum kepada orang yang bacaan ALQurannya (surat alfatihah yang tidak sempurna tajwidnya), sseperti tidak bisa mngucapkan ayat alquran dengan mahrajnya, atau selalu mengantikan huruf dengan huruf lain seperti ha ح diganti dengan huruf kha/ho خ , atau ha besar ه dan lainnya.kecuali jika makmumnya lebih rusak bacaan alqurannya dari imam, maka dia sah berjamaah dengan imam tersebut.
4.     Makmum tida boleh berdiri posisinya lebih depan daripada imam solat.
5.     Apabila makmunyanya lelaki maka tidak sah solatnya jika imamnya wanita atau Banci, wanita, atau Banci bolah (sah solatnya) apabila mereka bermakmum kepada Lelaki.
6.     Orang yang solat  jadi makmum maka dia wajib berniat jadi makmum, tapi untuk imam dia tidak diwajibkan niat jadi Imam hanya saja apabila dia tidak niat jadi imam solat, maka solatnya sah, hanya saja dia tidak akan mendapatkan pahala/fadilah berjamaah, semua niatnya harus di saat takbiratul ihram.
7.     Makmum harus tau gerakan imam dalam solat baik secara suara atau dengan melihat imam (atau melihat makmum yang lainnya yang di depan).
8.     Tidak boleh ada penghalang antara makmum dan imam seperti tembok dan sebagainya (harus terbuka antara imam dan makmum).
9.     Harus mengikuti gerakan imam dalam solat, dan makmum tidak boleh mendahului imam dalam solat, karena apabila makmum terus mendahului Imam dalam solat maka bisa jadi solat makmum tersebut batal. Adapun lebih afdolnya adalah jika imam sudah Ruku’ maka makmum boleh ruku’, dan jika imam sudah berdiri itidal, maka makmum bolah itdal dan seterusnya,  dan hukumnya makruh apabila makmum membarengi gerakan imam dalam solat, dan haram untuk makmum mendahului imam dalam solat walaupun satu rukun solat bangsa pekerjaan (bukan bacaan) dan apabila makmum mandahului imam dalam solat dua rukun maka solatnya makmum tersebut Batal,  dan makruh juga makmum jika memperlambat (ketinggalan gerak dalam rukun solat imam, satu rukun, dan apabila dua rukun solat ketinggalannya (tanpa ada udur/yang di bolehkan syara/agama) maka  solat makmum tersebut batal. Tapi sah/tidak batal solat makmum jika ada udur yang di bolehkan oleh syara, perti makmum membaca surat alfatihahnya lambat, sedangkan imam membaca surat alfatihahnya cepat, jadi makmum ketinggalan ruku’ karena harus  menyelesaikan bacaan alfatihah sehingga imam keburu ruku’. Atau makmum lupa membaca alfatihah katika imam mulai Ruku’ lalu makmum membaca dan menyelesaikan bacaan alfatihah, sampai imam selesai dengan sujud yang ke dua, maka boleh (tidak batal).
10.                        Makmum harus mengikuti imam dalam semua sunah/sunat solat, seperti imam melakukan Sujud tilawat (sujud tilawat adalah sujud ketika mendengar ayat yang di anjurkan harus sujud) atau sujud sahwi (sujud saahwi adalah sujud meminta maaf kepada Alloh dalam solat, seperti kita lupa meninggalkan sunat ab’ad, atau kelebihan rakaat dalam solat karena lupa, atau ragu). Apabila makmum tidak mengikuti imam dalam sunat ab’ad maka solat makmum tersebut batal/tidak sah, apabila makmum tidak niat mufaroqoh ( niat mufarqokoh adalah niat membatalkan ikatan antara makmum dan imam dalam solat, dan ini di bolehkan oleh agama). Maka apabila makmum sudah niat mufaroqoh maka makmum tidak tergantung apda imam dalam solat, makmum yang niat mufarokoh sama hukumnya seperti orang yang solat sendiri sampai selesai.
Masbuk/masboq dalam solat, masbuk adalah makmum yang solat berjamaah katika imam sudah selsai fatihah (rakaat ke satu, maupun rakaat yang ke 3 atau terakhir) apabila makmum selsai takbiratul ihram, terus dia membaca doa iftitah atau ta’ud, maka imam sudah ruku’, amak makmum harus ikut ruku’  meskipun bacaan alfatihahnya belum selsai, dan itu sudah terhitung rakaat pertama makmum tersebut.
Tapi apabila makmum yang masbuk tersebut takbiratul ihram (baru bergabung untuk berjamaah) maka imam sudah Ruku’ lalu makmum ikut ruku’, apabila makmum itu sempat ruku dengan imam bareng maka solatnya itu terhitung rakaat yang pertama, namun apabila ketika makmum hendak ruku’ dan imam keburu itida (berdiri setelah ruku’) maka  rakaat makmum tersebut tidak di hitung rakaat pertama, rakaat selanjutnya yang di hitung rakaat yang pertama.
Dan apabila makmum yang masbuk takbiratul ihram/mulai bergabung berjamaah, dan imam sedang sujud, atau duduk  tahiyat atau rukun yang lainnya maka makmum yang sudah selesai takbiratul ihram harus mengikuti/ bergabung mengikuti gerakan  imam dalam rukun solat. Dengan bacaannya di tiap tiap rukun solat.

SOLAT/SHALAT JUM’AT
Solat jumat hukumnya Fardu aen  (WAJIB PERORANGAN) ke setiap Lelaki muslim  (fardu aen adalah wajib ke setiap orang  tanpa ada syarat dan ketentuan apapun) dan pahalanya (ganjaran) juga sangat besar sekali, begitupun Dosanya juga sangat besar bagi mereka yang meninggalkan solat terutama Solat Jum'at. Dan apabila lelaki muslim yang meninggalkan solat jumat 3x bertubi-tubi (berturut-turut,red)tanpa ada udur/alasan yang di bolehkan syara/agama islam maka dia jadi munafik.
jika di suatu pemukiman di kumpulkan untuk solat jumat maka dia tidak masuk dalam hitungan jamaah solat jumat (40 orang minimal).
apabila jamaah tidak bisa berkumpul dalam sebuah masjid karena penuh, maka di perbolehkan bergantian berjamaahnya, dan apabila di suatu kampung/pemukiman lelaki yang solat jumat kurang dari 40 orang, apabila mendengar suara adzan Jumat dari kampung tetangga yang jumlahnya lebih dari 40 orang, maka mereka wajib semuanya mendatangi/bergabung dengan jamaah pemukimam yang jamaahnya lebih dari 40 orang.
Namun kija tidak mendengar adzan Jumat dari kampung tetangga atau kampung manapun, maka jamaah yang kurang dari 40 orang itu wajib mendirikan solat Jumat saja meskipun kurang jamaahnya dari 40 orang, dan mereka semua wajib  harus ihtiaj i'adah ( iadah adalah solat dzuhur/Lohor di hari jumat (satelah solat jumat) karena solat jumat tersebut jamaahnya kurang dari 40 orang.Dan tidak sah Solat Jumat apabila di luar waktu dzuhur/Lohor.Dan solat jum'at jugs harus di kampung masing masing (menurut hukum syara) apabila jamaahnya ada 40 orang lebih,Solat Jumat  Harus di dahului dengah khutbah 2 (syarat Khutbah 2 ada 5 yaitu  : 1.membaca الحمدلله   2.membaca solawat kepada Nabi Muhammad SAW,  3.wasiat akan taqwa ( menyuruh melakukan kewajiban, dan menjauhi Larangan Agama). 3. Syarat khutbah di atas tersebut wajib di lakukan dalam khutbah ke satu, dan khutbah ke dua.  4.membaca sebagian ayat suci alquran dalam khutbah. 5.membaca/mendoakan semua muslim lelaki dan wanita dalam khutbah yang ke dua.            Adapun sunatnya Solat jumat ialah, harus adus/mandi sunah,( Adus/mandi sunah sendiri di anjurkan sebelum solat Jumat, sebelum solat Lebaran, dan setelah memandikan jenazah), sunah/sunat memakai pakaian serba putih bersih, dan memakai wewangian yang tanpa alcohol, _menurut guru ngaji saya Alcohol itu haram karena nazisnya_Dan sangat di amjurkan, sunah membaca surat Kahfi dan solawat kepada Nabi di setiap hari Jumat, dan malam jumat.  Dan setelah selasai melakukan solat Jumat sunah langsung menbaca surat al-ikhlas 7x, surat al-falak 7x, surat annas 7x, dalam posisi masih duduk tahiyat akhir,  terus surat al-fatihah 7x,  dan membaca doa yang sudah lumrah (kawarid).
riyadul badi'ah!!

Zakat Fitrah-Rukun Islam

Wajib membayar zakat Fitrah ke setiap muslim lelaki & wanita, pada usia (masih berkesempatan Hidup) Bulan Ramadhan/Romadon, hinggaa hari Lebaran sebelun fajar (setekah waktu Subuh)  seorang lelaki muslim wajib mengeluarkan/membayar Zakat untuk dirinya, anaknya (apabila anknya belum memiliki penghasilan), isterinya dan siapa saja yang tinggal di rumahnya (termasuk sudaranya  dan Pembantunya) wajib juga dia membayarkan zakat Fitrah untuk orang tuanya, apabila orang tuanya tidak mampuh (tidak memiliki) untuk membayar Zakat fitrah karena Fakir/miskin.
Membayar Zakat fitrah sebayank satu kulak perorangan (satu kulak= 3,25=3.1/4 Liter)tapi kebanyakan Orang membayar Zakat dengan jumlah 3,5 Liter dan itu sangat kebih baik,
Waktu Membayar zakat adalah boleh siang hari awal Bulan Ramadhan, sampai hari Lebaran sebelum solat lebaran, akan tetapi Afdolnya membayar zakat adalah pagi pagi di hari Lebaran sebelum solai ied/solat lebaran. Atau di malam Lebaran/Malam Takbiran,  di makruhkan ( makruh adalah mendapat pahala apabila di tinggalkan, dan tidak di siksa apabila di lakukan, tapi  makruh dalam ibadah ialah dapat mengurangi pahala ibadah tersebut. Makruh juga dapat menjadi dosa apabila di lakukan terus menerus) Makruh membayar Zakat fitrah sesudah solat Lebaran, dan haram membayar zakat fitrah mengahirkan sampai waktu Magrib hari lebaran. Maka dia wajib Qodo karena  dia wajib membayar Zakat fitrah akan tetapi tidak sah zakat fitrah tersebut.

Kamis, 16 Agustus 2012



Wajib kepada ayah ibu (orang tua wali) atau yang mengurus/ tanggung jawab
Memerintahkan solat yang 5waktu, kepada semua anaknya, keponakannya, dan siapa saja yang ada di Rumahnya, apa bila sudah berusia 7tahun atau lebih, dan apabila anaknya sudah berusia 10tahun lebih, dan meninggalkan solat dengan sengaja, maka orang tua wali wajib memerintahkan solat dan apabila anaknya itu tetap meninggalkan solat maka dia harus memukulnya, memukulnya harus di bagian yang tidah membuatnya cidera atau fatal seperti di betis, atau telapak tangan saja, dilarang memukul di bagian muka,
Nabi SAW Berkata yang insya alloh artinya “ barang siapa yang meninggalkan solat semata mata karena sengaja maka dia adalah kafir (keluar dari agama Islam)” Hadist ini di maknai oleh Imam Hanafi RA, dengan begitu jelas, artinya kapanpun orang yang meninggalkan solat tanpa ada halangan (yang di perbolehkan oleh Syara’) maka  dia kufur (di pecat dari Agama islam).
Tapi Imam Syafei memaknai seperti ini “barang siapa yang meninggalkan solat tanpa ada halangan (yang di bolehkan oleh agama) dan dia tidak bertekad/menganggap bahwasanya solat itu wajib, maka dia jadi Kafir yang dosanya sangat besar, dan jadi manusia Fasek yang sangat besar.
Dari dahulu saya mulai meniti karier berganti-ganti pekerjaan, kebanyakan dari semua perusahaan-perusahaan yang tempatku Bekarja hampir semuanya membuat saya tidak bisa jum’atan, bahkan ada juga yang membuat saya merasa tidak enak hati karena harus berbohong dan kadang mencuri-curi waktu
_kalo mencuri uang saya sumpah tidak akan pernah_
Saya tidak bisa sholat terutama sholat Jum’at dengan berbagai alasan yang memang masuk akal.
namun ibadah adalah urusan hamba dengan Tuhan, lalu apakah bisa bertawar menawar dengan Tuhan??, seperti kata seorang Owner di tempat saya bekerja, yang terlihat kadang tidak nyata dan akan mudah berubah, namun kebaikan maupun kekurangan didalam akan mencerminkan keluar maka harus di perbaiki dari dalam.

Banyak banget Orang-orang di sekitar saya yang mengenal saya sudah lama, mereka mengatakan lebih tepatnya bertanya “Hebat ya kamu sampai bertahan bekerja sampai lebih setahun, apa sih kerjaan kamu?? Biasanya paling lama 6.Bulan” saya jadi berfikir juga, iya juga ya kata teman saya itu.

Memang saya belum pernah bekerja dengan begitu lama seperti sekarang ini, saya rasa Gaji pas-pasan menurut ukuran saya yang biasa bekerja di Batam Island. Kerjanya juga tidak begitu enak kadang saya merasa capek banget bukan capek kerja saja, namun juga cape hati/perasaan dengan rekan-rekan kerja yang tidak pernah ada rasa solidaritas team worknya, seringnya mereka baik nurut hanya jika saat ada atasan saja, kalau tidak ada atasan wah saya sangat repot.

Di tambah lagi setiap pulang dan berangkat kerja saya harus jalan kaki yang saya tempuh sekitar 10-15 menit dari kosan saya, jika tidak ada kendaraan umum, sudah Takdir mungkin?? Ah itu bukan alasan yang tepat kayaknya, Hm . . . apa ya?? “betah banget ya kamu” kata teman saya, padahal saya jujur tidak (lebih tepatnya Kurang/belum) Betah bekerja di sini, namun ada beberapa hal yang saya tidak perlu teman-teman saya tau, tapi semua unek-unek harus saya keluarkan kalau tidak nanti jadi beban Hidup _ katanya_, saya biasanya Share semua masalah saya di Blog saya ini, dan saya serahkan semuanya pada tuhan yang telah menciptakan dan mengurus saya selalu.

Dari dulu saya sering keluar kerja bukan karena gaji saya kurang (malahan lebih dari cukup), namun di setiap saya bekerja biasanya saya selalu merasa kesulitan untuk sholat, apalagi sholat Jum’atan, saya dari kecil di didik keras banget tentang Agama oleh orang tua saya, dan semua itu menjadi kebiasaan yang tidak bisa saya tinggalkan, padahal setiap kali saya di interview saya selalu meminta waktu untuk sholat jumatan, dan banyak lagi hambatan-hambatan yang membuat saya tidak bisa bertahan di setiap pekerjaan yang saya jalankan.

Namun setelah Ayahanda saya meninggal/Wafat, saya mulai membangun masa depan dengan sedikit banyak mengingat nasehat-nasehat almarhum yang selalu saya abaikan.

Dan alhamdulillah sampai saat ini saya terus mulai mempertahankan semua yang telah saya miliki demi masa depan saya, dan bukan demi siapapun.

Karena saya akan membangn terus kerajaan mimpi saya yang telah lama terkubur angkara murka kehidupan egois yang menlindas. Kadang memang ucapan orang-orang di sekitar saya mampuh mempengaruhi kehidupan saya, maka saya harus pandai memilih siapa saja yang harus ku jadikan sebagai sahabat, ataupun yang penting bagi kehidupan saya.

Sesuai dengan pengalaman hidup saya Perpisahan memang sangat menyakitkan.
Yang membuat saya masih bertahan di tempat kerja saya adalah beberapa hal :
Lawan shiff saya kami saling menghargai pendapat masing-masing, apalagi tentang Solat, kami juga tidak begitu akrab dan tidak bagitu jauh juga, kami sering share tentang kejidupan pribadi ataupun tentang pekerjaan.
Atasan saya memang teman di Fb/smsan namun dulu juga dia pernah menjadi atasan saya di batam, dia selalu menegur saya tanpa segan dan saat itu juga jika saya salah, memang dia bisa membedakan waktu dan tempat kerja ataupun di luar kerja, namun kadang juga dia kejam tidak peduli perasaan lawan bicaranya huft_ tapi tetep dia baik kok salinya he he he he.
Owner tempat saya bekerja sselalu memotivasi kami terutama saya sendiri, kadang saya merasa sayang jika harus meninggalkan se orang owner seperti mereka, _memang pujian hanya pantas bagi tuhan semesta alam_
Namun dialah salah satu ciptaan tuhan yang aku kagumi.
Aku takan meminta apapun darinya hanya saja saya akan meminta yang terbaik saja padanya!!! Amin . . . .

Rabu, 15 Agustus 2012



Allah Ta'ala berfirman:
"Hai sekalian orang yang beriman, taatlah engkau semua kepada Allah dan taat pulalah kepada
Rasulullah, juga kepada orang-orang yang memegang pemerintahan dari kalanganmu sendiri." (an-
Nisa': 59)
661. Dari Ibnu Umar radhiallahu 'anhuma dari Nabi s.a.w., sabdanya:
"Wajib atas seseorang Muslim untuk mendengar dengan patuh serta mentaati, baik
dalam hal yang ia senangi dan yang ia benci, melainkan jikalau ia diperintah untuk sesuatu
kemaksiatan. Maka apabila ia diperintah - oleh penguasa pemerintahan - dengan sesuatu
kemaksiatan, tidak bolehlah ia mendengarkan perintahnya itu dan tidak boleh pula
mentaatinya." (Muttafaq 'alaih)
662. Dari Ibnu Umar r.a. pula, katanya: "Kita semua itu apabila berbai'at kepada
Rasulullah s.a.w. untuk mendengar dengan patuh dan mentaati - apa-apa yang
diperintahkan olehnya, beliau s.a.w. selalu bersabda: "Dalam apa yang engkau semua kuasa
melaksanakannya - yakni dengan sekuat tenaga yang ada padamu semua." (Muttafaq 'alaih)
663. Dari Ibnu Umar r.a. pula, katanya: "Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda:
Barangsiapa yang melepaskan tangan ketaatan - yakni keluar dari ketaatan terhadap
penguasa pemerintah, maka orang itu akan menemui Allah pada hari kiamat, sedang ia tidak
mempunyai hujah -alasan lagi untuk membela diri dari kesalahannya itu. Adapun yang
meninggal dunia sedang di lehernya tidak ada pembai'atan - untuk mentaati pada
pemerintahan yang benar, maka matilah ia dalam keadaan mati jahiliyah." (Riwayat Muslim)
Dalam riwayat Imam Muslim yang lain disebutkan: "Dan barangsiapa yang mati dan
ia menjadi orang yang memecah belah persatuan ummat - kaum Muslimin, maka
sesungguhnya ia mati dalam keadaan mati jahiliyah."
664. Dari Anas r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. bersabda: "Dengarlah olehmu semua
dengan patuh dan laatlah pula, sekalipun yang digunakan - yakni yang diangkat sebagai
pemegang pemerintahan - atasmu semua itu seorang hambasahaya keturunan Habsyi - orang
berkulit hitam,yang di kepalanya itu seolah-olah ada bintik-bintik hitam kecil-kecil."
(Riwayat Bukhari)
665. Dari Abu Hurairah r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Wajiblah atasmu itu mendengar dengan patuh serta mentaati baikengkau dalam
keadaan sukar ataupun lapang, juga baik engkau dalam keadaan rela menerima perintah itu
Riyadhus Shalihin – Taman Orang-orang Shalih
314
ataupun dalam keadaan membencinya dan juga dalam hal yang mengalahkan kepentingan
dirimu sendiri." (Riwayat Muslim)
666. Dari Abdullah bin Umar radhiallahu 'anhuma, katanya: "Kita semua bersama
Rasulullah s.a.w. dalam bepergian, kemudian kita turun berhenti di suatu tempat
pemberhentian. Diantara kita ada yang memperbaiki pakaiannya, ada pula yang berlomba
panah-memanah dan ada pula yang menyampingi ternak-ternaknya. Tiba-tiba di kala itu
berserulah penyeru Rasulullah s.a.w. mengatakan: "Shalat jamaah akan segera dimulai." Kita
semua lalu berkumpul ke tempat Rasulullah s.a.w., kemudian beliau bersabda:
"Sesungguhnya saja tiada seorang Nabipun yang sebelum saya itu, melainkan adalah
haknya untuk memberikan petunjuk kepada ummatnya kepada apa-apa yang berupa
kebaikan yang ia ketahui akan memberikan kemanfaatan kepada ummatnya itu, juga
menakut-nakuti dari keburukan apa-apa yang ia ketahui akan membahayakan mereka.
Sesungguhnya ummatmu semua ini keselamatannya diletakkan di bagian permulaannya dan
kepada bagian penghabisannya akan mengenailah suatu bencana dan beberapa persoalan
yang engkau semua mengingkarinya - tidak menyetujui karena berlawanan dengan syariat.
Selain itu akan datang pula beberapa fitnah yang sebagiannya akan menyebabkan ringannya
bagian yang lainnya. Ada pula fitnah yang akan datang, kemudian orang mu'min berkata:
"Inilah yang menyebabkan kerusakanku," lalu fitnah itu lenyaplah akhirnya. Juga ada fitnah
yang datang, kemudian orang mu'min berkata: "Ini, inilah yang terbesar - dari berbagai fitnah
yang pernah ada." Maka barangsiapa yang senang jikalau dijauhkan dari neraka dan
dimasukkan dalam syurga, hendaklah ia sewaktu didatangi oleh kematiannya itu, ia dalam
keadaan beriman kepada Allah dan hari akhir, juga memperlakukan para manusia dengan
sesuatu yang ia senang jika diperlakukan sedemikian itu oleh orang lain. Dan barangsiapa
yang membai'at seseorang imam - pemuka, lalu ia telah memberikan tapak tangannya -
dengan berjabatan tangan - dan memberikan pula buah hatinya - sebagai tanda keikhlasan,
maka hendaklah ia mentaatinya apabila ia kuasa demikian - yakni sekuat tenaga yang ada
pada dirinya. Selanjutnya jikalau ada orang lain yang hendak mencabut -merampas
kekuasaan imam yang telah dibai'at tadi, maka pukullah leher orang lain itu-yakni
perangilahyang membangkangtersebut. (Riwayat Muslim)
Sabdanya: yantadhilu artinya berlomba dengan permainan melemparkan panah atau
berpanah-panahan. Aljasyaru dengan fathahnya jim dan syin mu'jamah dan dengan ra', yaitu
binatang-binatang yang sedang digembalakan dan bermalam di tempatnya itu pula.
Sabdanya: yuraqqiqu ba'dhuha ba'dhan artinya yang sebagian membuat ringan pada yang
sebagian lagi, sebab besarnya apa yang datang sesudah yang pertama itu. Jadi yang kedua
menyebabkan dianggap ringannya yang pertama. Ada yang mengatakan bahwa artinya ialah
yang sebagian menggiring yakni menyebabkan timbulnya sebagian yang lain dengan
memperbaguskan serta mengelokkannya, juga ada yang mengatakan bahwa artinya itu ialah
menyerupai yang sebagian pada sebagian yang lainnya.
667. Dari Abu Hunaidah yaitu Wail bin Hujr r.a., katanya: "Salamah bin Yazid al-Ju'fi
bertanya kepada Rasulullah s.a.w., lalu ia berkata: "Ya Nabiullah, bagaimanakah pendapat
Tuan, jikalau kita semua diperintah oleh beberapa orang penguasa, mereka selalu meminta
hak mereka dan menghalang-halangi apa yang menjadi hak kita. Apakah yang Tuan
perintahkan itu terjadi?" Beliau s.a.w. memalingkan diri dari pertanyaan itu - seolah-olah
tidak mendengarnya. Kemudian Salamah bertanya sekali lagi, kemudian Rasulullah s.a.w.
bersabda: "Dengarlah olehmu semua - apa yang diperintahkan - dan taatilah, sebab
hanyasanya atas tanggungan mereka sendirilah apa-apa yang dibebankan pada mereka -
Riyadhus Shalihin – Taman Orang-orang Shalih
315
yakni bahwa mereka berdosa jikalau mereka menghalang-halangi hak orang-orang yang di
bawah kekuasaannya - dan atas tanggunganmu sendiri pulalah apa yang dibebankan
padamu semua - yakni engkau semua juga berdosa jikalau tidak mentaati pimpinan orang
yang sudah sah dibai'at." (Riwayat Muslim)
666. Dari Abdullah bin Mas'ud r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Sesungguhnya saja akan datanglah sesudahku nanti suatu cara mementingkan diri
sendiri - dari golongan penguasa negara sehingga tidak memperdulikan hak kaum Muslimin
yang diperintah -serta beberapa perkara-perkara yang engkau semua mengingkarinya - tidak
menyetujui karena menyalahi ketentuan-ketentuan syariat." Para sahabat lalu berkata: "Ya
Rasulullah, kalau sudah demikian, maka apakah yang Tuan perintahkan kepada yang orang
menemui keadaan semacam itu dari kita - kaum Muslimin?" Beliau s.a.w. menjawab:
"Engkau semua harus menunaikan hak orang yang harus menjadi tanggunganmu dan
meminta kepada Allah hak yang harus engkau semua peroleh." (Muttafaq 'alaih)
669. Dari Abu Hurairah r.a., katanya; "Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Barangsiapa yang taat kepadaku, maka ia telah mentaati Allah dan barangsiapa yang
bermaksiat kepadaku, maka ia telah bermaksiat pula kepada Allah dan barangsiapa yang
mentaati amir - pemegang pemerintahan, maka ia benar-benar mentaati saya dan
barangsiapa yang bermaksiat kepada amir, maka ia benar-benar bermaksiat kepada saya."
(Muttafaq 'alaih)
670. Dari lbnu Abbas radhiallahu 'anhuma bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Barangsiapa yang membenci sesuatu tindakan dari amirnya - yang memegang
pemerintahannya, maka hendaklah ia bersabar, sebab sesungguhnya saja barangsiapa yang
keluar - yakni membangkang - dari seseorang sultan - penguasa negara - dalam jarak
sejengkal, maka matilah ia dalam keadaan mati jahiliyah." (Muttafaq 'alaih)
671. Dari Abu Bakrah r.a., katanya: "Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Barangsiapa yang merendahkan seseorang sultan - penguasa negara, maka ia akan
direndahkan oleh Allah."
Diriwayatkan oleh Imam Termidzi dan ia mengatakan bahwa ini adalah Hadis hasan.
Dalam bab ini masih ada lagi beberapa Hadis lain yang disebutkan dalam kitab shahih
dan sebagian telah terdahulu uraiannya dalam beberapa bab di muka.

BTemplates.com

Facebook  Twitter  Google+ Yahoo

Google+ Badge

Diberdayakan oleh Blogger.

Owner Blog

Salam Persahabatan, dan Salam persaudaraan.
terima Kasih Anda telah berkunjung/membaca artikel saya, kebanyakan postingan di Blog Farid Aslam ini adalah hasil karya saya, namun ada beberapa yang saya rangkum, atau saya Kumpulkan dari berbagai sumber. dan ada juga yang Sahabat kirim melalui Email, ke pada saya untuk di Posting di Blog ini. Dan Sahabat juga boleh mengirimkan Cerita (fiksi, ilmu pengetahuan, pengalaman hidup, Agama Islam dan lainnya), semuanya akan saya tampung di Blog saya ini.
sekian dan Terima kasih jadilah Manusia yang berguna bagi sesama.
wassalam
Manusia Paling amat sangat Fakir akan Rahmat Robb

Translate

Popular Posts

Blog Archive